DetikNews
Jumat 10 Februari 2017, 22:44 WIB

Debat Cagub DKI

Debat Pamungkas Dinilai Seperti Ronde Terakhir Pertandingan Tinju

Andhika Prasetia - detikNews
Debat Pamungkas Dinilai Seperti Ronde Terakhir Pertandingan Tinju Pasangan Cagub-Cawagub DKI usai debat pamungkas (Foto: Rengga Sancaya)
FOKUS BERITA: Debat Final Pilkada DKI
Jakarta - Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun mengatakan debat pamungkas Cagub-Cawagub DKI layaknya ronde terakhir pertandingan tinju. Alasannya, setiap kandidat mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya.

"Debat malam ini seperti ronde terakhir dari pertandingan tinju. Semua mengeluarkan segala yang mereka punya," ujar Rico melalui pesan singkat, Jumat (10/2/2017).

Rico menyoroti bahwa pasangan calon Agus Yudhoyono-Sylviana Murni cenderung menyerang pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Sementara itu, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno relatif akur dengan pasangan Ahok-Djarot.

Direktur Eksekutif Median Rico MarbunDirektur Eksekutif Median Rico Marbun Foto: Ari Saputra

"AHY-Sylvi cenderung fokus memframe dirinya sebagai kandidat yang ingin mengambil suara pemilih yang tidak menyukai karakter personal Ahok dan berkali-kali itu ditegaskan dengan sindiran dan keywords yang tajam seperti kata 'kasar', 'bentak-bentak', 'menimbulkan takut', 'memecah NKRI'. AHY-Sylvi ingin fokus membangkitkan memori publik atas sisi personal petahana yang kurang disukai orang," jelas Rico.


Rico menilai dari visi-misi yang dipaparkan setiap pasangan calon, Ahok-Djarot dan Anies-Sandi condong menyampaikan kinerja yang sudah dikerjakan. Rico menyontohkan Ahok-Djarot memamerkan perbaikan kawasan Kalijodo, sementara Sandi menunjukan apa yang sudah dilakukan ketika blusukan.

"Ahok-Djarot jelas melawan kritik dengan memaparkan apa yang sudah dilakukan seperti ruang terbuka ramah anak, rumah susun, serta menutup dengan perbaikan Kalijodo. Sementara Anies-Sandi memilih menunjukkan apa yang sudah mereka lakukan dengan contoh-contoh yang lebih mikro tetapi sangat ramah visual. Contohnya saat Sandi menunjukkan sepatu ke hadapan penonton, menunjukan foto, dan menyebut contoh nama nama orang yang dilalui sepanjang kampanye," terang Rico.

Debat pamungkas Pilgub DKI 2017 mengusung tema 'Kependudukan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Perempuan, Antinarkoba, dan Kebijakan terhadap Penyandang Disabilitas'. Debat yang dipandu oleh Alfito Deannova berjalan seru dengan adu gagasan hingga saling 'serang' kepribadian antarcalon.

Usai debat, tahapan Pilgub DKI akan memasuki masa tenang kampanye pada 12 hingga 14 Februari 2017 mendatang.




(dkp/erd)
FOKUS BERITA: Debat Final Pilkada DKI
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed