Sylvi Bertanya Konsistensi, Sandi Ungkap Cerita Pemilihan Anies

Sylvi Bertanya Konsistensi, Sandi Ungkap Cerita Pemilihan Anies

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 10 Feb 2017 22:16 WIB
Sylvi Bertanya Konsistensi, Sandi Ungkap Cerita Pemilihan Anies
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Debat pamungkas Pilgub DKI Jakarta dengan nuansa interaksi atau saling menanggapi masih berlangsung. Kali ini, cawagub Sylviana Murni menanyakan soal konsistensi sikap ke cagub nomor urut 3 Anies Baswedan.

"Pak Anies kalau bicara penanganan kehidupan dan peningkatan kualitas hidup, rasanya kita perlu konsisten dalam sikap dan tindakan agar ini berjalan dan tidak membuat masalah baru. Pertanyaannya, bagaimana Pak Anies kalau menjadi gubernur menyikapi karakter inkonsistensi dalam bersikap agar tidak timbul permasalahan baru bagi Jakarta," kata Sylvi ke Anies di panggung debat di Hotel Bidakara, Jl Jend Gatot Subroto, Pancoran, Jaksel, Jumat (10/2/2017).


Menurut Anies, ketika bicara soal kepentingan publik, yang jadi nomor satu adalah perencanaan dibuat dengan baik dan melibatkan semua stakeholder yang ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perencanaan dibuat transparan, maka seluruh warga akan mengetahui. Dalam implementasi perencanaan dibuat transparan, era sekarang bukan lagi good governance, tapi open governance, yaitu melibatkan semua, ini kami lakukan ketika kami memimpin Kemdikbud, kami undang stakeholder," jawab Anies.

Anies menjelaskan ada 2 level dalam melibatkan masyarakat. Yaitu sosialisasi, konsultasi, partisipasi, dan kolaborasi. Dengan pola kolaborasi, konsistensi dalam melaksanakan dan menyusun bisa terjadi.

"Ini yang bisa dilakukan untuk memastikan semua dana dari masyarakat dipakai sesuai rencana yang melibatkan publik," ujarnya.

Lalu, cagub nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono tampil memberikan tanggapan. Agus memberi penjelasan soal inti pertanyaan Sylvi.

"Yang ditanyakan Mpok Sylvi terkait konsistensi dalam prinsip dalam sikap, kita menyorot bahwa sama-sama kita tahu apa yang telah dilewati Pak Anies selama ini, dan kita ingin menyaksikan dengan konsistensi," tuturnya.

Lebih jauh, Agus menuturkan, untuk meningkatkan kualitas hidup, tidak hanya soal inisiatif, tapi juga terobosan baru. "Kepemimpinan membutuhkan sikap dan meyakinkan konsistensi menjadi pilar. Untuk itu, sekali mohon dijelaskan seberapa Pak Anies bisa meyakinkan," ujarnya.

Cawagub nomor urut 3 Sandiaga Uno tampaknya paham arah pertanyaan paslon nomor 1. Yaitu tentang sosok Anies yang saat pemilihan Presiden 2014 berada di kubu Jokowi.

"Saya mencoba menjawab Bu Sylvi dan Mas Agus, saya yang paling bertanggung jawab mengenai konsistensi, yang dulu cagub saya, saya yang berjalan selama 1 tahun secara konsisten menyapa warga Jakarta," katanya.

"Masalah Pak Anies bergabung ke kami, Pak Prabowo, saya datang Pak Anies ini masalahnya pendidikan, saya bilang Mas Anies ini panggilan untuk negara, 'Bagaimana dengan Pak Prabowo?', saya bilang, 'Saya tanggung jawab, saya akan bicara dengan Pak Prabowo'," ujarnya.

Sandi mengatakan Ketum Prabowo Subianto setuju Anies maju sebagai calon gubernur.

"Saya bicara dengan Pak Prabowo, akhirnya kita berdamai dengan masa lalu, kita menatap masa depan. Kita ingin sebuah politik yang memiliki inovasi. Saya yakinkan teman-teman Gerindra, PKS, mereka legowo. Mereka melihat masa depan Jakarta adalah harapan warga, bukan beban politik masa lalu. Saya yakin Mas Anies dan Sandi siap memimpin Jakarta lima tahun ke depan tanpa beban politik," tuturnya. (idh/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini