"Pak Anies kalau bicara penanganan kehidupan dan peningkatan kualitas hidup, rasanya kita perlu konsisten dalam sikap dan tindakan agar ini berjalan dan tidak membuat masalah baru. Pertanyaannya, bagaimana Pak Anies kalau menjadi gubernur menyikapi karakter inkonsistensi dalam bersikap agar tidak timbul permasalahan baru bagi Jakarta," kata Sylvi ke Anies di panggung debat di Hotel Bidakara, Jl Jend Gatot Subroto, Pancoran, Jaksel, Jumat (10/2/2017).
Menurut Anies, ketika bicara soal kepentingan publik, yang jadi nomor satu adalah perencanaan dibuat dengan baik dan melibatkan semua stakeholder yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies menjelaskan ada 2 level dalam melibatkan masyarakat. Yaitu sosialisasi, konsultasi, partisipasi, dan kolaborasi. Dengan pola kolaborasi, konsistensi dalam melaksanakan dan menyusun bisa terjadi.
"Ini yang bisa dilakukan untuk memastikan semua dana dari masyarakat dipakai sesuai rencana yang melibatkan publik," ujarnya.
Lalu, cagub nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono tampil memberikan tanggapan. Agus memberi penjelasan soal inti pertanyaan Sylvi.
"Yang ditanyakan Mpok Sylvi terkait konsistensi dalam prinsip dalam sikap, kita menyorot bahwa sama-sama kita tahu apa yang telah dilewati Pak Anies selama ini, dan kita ingin menyaksikan dengan konsistensi," tuturnya.
Lebih jauh, Agus menuturkan, untuk meningkatkan kualitas hidup, tidak hanya soal inisiatif, tapi juga terobosan baru. "Kepemimpinan membutuhkan sikap dan meyakinkan konsistensi menjadi pilar. Untuk itu, sekali mohon dijelaskan seberapa Pak Anies bisa meyakinkan," ujarnya.
Cawagub nomor urut 3 Sandiaga Uno tampaknya paham arah pertanyaan paslon nomor 1. Yaitu tentang sosok Anies yang saat pemilihan Presiden 2014 berada di kubu Jokowi.
"Saya mencoba menjawab Bu Sylvi dan Mas Agus, saya yang paling bertanggung jawab mengenai konsistensi, yang dulu cagub saya, saya yang berjalan selama 1 tahun secara konsisten menyapa warga Jakarta," katanya.
"Masalah Pak Anies bergabung ke kami, Pak Prabowo, saya datang Pak Anies ini masalahnya pendidikan, saya bilang Mas Anies ini panggilan untuk negara, 'Bagaimana dengan Pak Prabowo?', saya bilang, 'Saya tanggung jawab, saya akan bicara dengan Pak Prabowo'," ujarnya.
Sandi mengatakan Ketum Prabowo Subianto setuju Anies maju sebagai calon gubernur.
"Saya bicara dengan Pak Prabowo, akhirnya kita berdamai dengan masa lalu, kita menatap masa depan. Kita ingin sebuah politik yang memiliki inovasi. Saya yakinkan teman-teman Gerindra, PKS, mereka legowo. Mereka melihat masa depan Jakarta adalah harapan warga, bukan beban politik masa lalu. Saya yakin Mas Anies dan Sandi siap memimpin Jakarta lima tahun ke depan tanpa beban politik," tuturnya. (idh/erd)










































