Pelaksanaan Pilkada serentak di 260 daerah itu, menurut Zulkifli, berjalan lancar. Tidak ada keributan, tidak memakan korban, dan tidak ada pembakaran.
Semua berlangsung aman dan damai. Bahkan seluruh peserta Pilkada mau menerima semua hasil pemilihan. Kalau ada yang berselisih, mereka sepakat membawa perselisihan di Mahkamah Konstitusi. Setelah itu, ikhlas menerima apa pun hasilnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, Zulkifli berharap masyarakat tak perlu panik dalam menghadapi Pilkada serentak, 15 Februari mendatang. Apalagi, dalam pandangannya, dari 101 daerah yang akan melaksanakan Pilkada, 100 di antaranya berlangsung aman. Hanya Jakarta yang tampak bergejolak dan menimbulkan tingginya suhu persaingan.
"Barangkali karena Jakarta merupakan ibu kota negara, jadi persaingannya terasa sangat panas," ucap Zulkifli.
Zulkifli berharap KPU bisa bekerja dengan baik, melaksanakan tugas secara objektif, semata-mata demi kepentingan bangsa dan negara. Demikian juga Bawaslu dan aparat keamanan.
"Saya berharap masyarakat mau mendatangi TPS untuk melakukan pemilihan. Semua harus datang untuk menentukan pemimpinnya dan pilihlah pemimpin-pemimpin yang baik, mampu mensejahterakan seluruh rakyat, baik yang memilih ataupun yang tidak memilihnya," kata Zulkifli. (nwy/erd)











































