Momen itu terjadi setelah pasangan calon nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana diberi kesempatan bertanya sesuai dengan tema 'Reformasi Birokrasi dan Tata Kota'. Saat Sylvi belum mengucapkan kalimat pertanyaan, bel batas waktu berakhir berbunyi.
"Berarti masyarakat tidak terlibat dan tidak mengerti akses tentang rencana tata ruang wilayah tersebut. Bahkan ada produk-produk hukum yang dibuat oleh pergub, contohnya No 178 Tahun 2015 tentang penataan kegiatan tentang pemanfaatan tata ruang, kemudian ada lagi Pergub 139 Tahun 2016 tentang RPTRA, ada lagi 2010-2016 tentang kompensasi...," tutur Sylvi yang kalimatnya terputus oleh bel dalam debat kedua Pilgub DKI di Hotel Menara Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sylvi kemudian berbicara tanpa pengeras suara, tetapi dihentikan oleh moderator. Anies kemudian mendekat ke arah Sylvi, lalu keduanya berhenti di tengah panggung tepat di depan Ahok. Ketika itulah Ahok berpose memisahkan keduanya, kemudian diikuti Djarot sebelum berputar-putar.
Sebetulnya ada 106 kata yang diucapkan Sylvi dalam 1 menit yang diberikan moderator. Waktu yang diberikan itu ternyata belum cukup untuk memaparkan semua data yang dikantongi Sylvi.
Frasa yang disebutkan berulang oleh Sylvi di antaranya adalah "rencana tata ruang wilayah" dan "Koalisi Warga Jakarta" sebanyak dua kali. Tetapi di awal kalimat dia memang menyinggung soal keterlibatan masyarakat.
"Pak Anies, saya ingin bertanya, ada survei dari Koalisi Warga Jakarta tahun... Koalisi Warga Jakarta 2030 ternyata 98% dari survei tersebut menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam penyusunan RTRW, rencana tata ruang wilayah," kata Sylvi.
Rupanya yang akan ditanyakan adalah minimnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan itu. Sebelum menjawab, Anies tampak dihampiri oleh cawagub Sandiaga Uno dan berdiskusi.
"Surveinya menunjukkan bahwa warga tidak terlibat, benar sekali, dan saya melihat ke depan pengelolaan semua perencanaan harus melibatkan warga Jakarta, pemilik kota ini adalah warga," jawab Anies.
Ada 204 kata yang diucapkan dalam 2 menit yang diberikan moderator. Frasa yang diulang oleh Anies antara lain adalah "memberikan contoh" dan "berinteraksi dengan warga" sebanyak 3 kali, serta "dalam penyusunan" sebanyak 2 kali.
"Ketika pemerintah membawa rancangan, warga terlibat, ada fasilitator ada pakar yang berikan contoh, rencana itu yang akan kami berikan untuk memberikan ruang publik dalam penyusunan RTRW," imbuh Anies.
Jawaban itu kemudian ditanggapi oleh cagub Agus Yudhoyono. Dia menyampaikan 155 kata dalam 2 menit yang diberikan moderator.
"Terima kasih, sama-sama kita menangkap kegundahan masyarakat, itu pula yang sering disampaikan oleh warga kita di mana pun berada, mereka mengatakan kurang mendapatkan apresiasi, kurang didengarkan," kata Agus.
Agus mengulang frasa "kita semakin baik" dan "Jakarta ini" dalam tanggapannya itu. Agus juga menyebutkan kata "kita" sebanyak 7 kali dan "mereka" sebanyak 5 kali.
"Tanpa dibebani rasa takut atau dicurigai oleh pemerintah, pemimpinnya sendiri, ini yang kita bangun insya Allah ke depan birokrasi kita semakin baik dan partisipasi masyarakat kita semakin baik," imbuh Agus.
Moderator kemudian mempersilakan Anies untuk menanggapi lagi. Oleh karena Agus tak memberikan pertanyaan kedua, maka Anies pun menanggapinya dengan contoh yang telah dia lakukan saat menjadi Mendikbud.
"Perencanaan melibatkan semua dan ketika rembuk itu dilakukan bukan hanya oleh aparatur pemerintah tetapi justru dengan melibatkan masyarakat, masyarakat di luar pemerintah yang peduli, dan ini kunci," kata Anies.
Tanggapannya ini berisi 154 kata dalam 2 menit yang diberikan moderator. Frasa yang disebutkan berulang oleh Anies yakni "bukan sekadar" sebanyak 3 kali, "di gubernur" dan "melibatkan semua" sebanyak 2 kali.
"Di Jakarta hari ini, proses itu tidak dilakukan. Yang kita harus lakukan bukan sekadar masukan, bukan sekadar konsultasi, bukan sekadar partisipasi, tapi kolaborasi, kerja bersama antara warga dengan pemerintah," pungkas Anies.
(bag/erd)











































