"(Jokowi) baru pulang dari Ambon, dan saya melaporkan keadaan, situasi terakhir," kata Wiranto setelah bertemu dengan Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (10/2/2017).
Wiranto menjelaskan pertemuan dengan GNPF MUI pada Kamis (9/2) kemarin menghasilkan kesepakatan soal aksi besok. Aksi 112 tak akan mengganggu masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia percaya GNPF MUI dan masyarakat yang mengikuti aksi 112 besok bakal menjaga ketertiban. Jaminannya adalah kepercayaan publik.
Mereka sudah membuat pernyataan lewat pemberitaan yang tersiar yang menjamin aksi besok bakal aman. Bila mereka melanggar kesepakatan, tentu penegak hukum akan tegas menyikapnya.
"Itu jaminan moral yang luar biasa berat. Dan kalaupun ada pelanggaran-pelanggaran hukum dan peraturan, saya sudah sampaikan bahwa terhadap setiap pelanggaran, kepolisian akan bertindak tegas, tidak pandang bulu. Dan ini saya kira suatu gentlemen's agreement," kata Wiranto.
Masyarakat diharapkan tidak lagi khawatir terhadap kondisi esok hari. Wiranto juga mengajak masyarakat agar tak mudah percaya terhadap informasi-informasi liar yang berpotensi memperburuk keadaan.
"Saya harapkan masyarakat juga tenang, jangan sampai terpengaruh oleh hoax, provokasi-provokasi yang tidak bertanggung jawab, yang menggunakan momen ini justru untuk membuat keadaan semakin keruh," kata Wiranto.
(dnu/fdn)











































