"Ledakan terjadi akibat pengaruh gas yang keluar dari tabung 12 kg karena berada di ruang tertutup langsung akhirnya menimbulkan ledakan," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto dalam keterangan tertulis, Jumat (10/2/2017).
Hal ini diperkuat dari keterangan asisten rumah tangga yang menyatakan bahwa tabung gas tersebut baru diganti pada tanggal 8 Februari 2017 sekitar pukul 09.00 Wita. "Hasil pengecekan Tim Labfor bahwa tabung tersebut sudah kosong," tulis Rikwanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di rumah tersebut juga ditemukan beberapa peralatan listrik yang masih menyala sehingga keluarnya gas dari tabung itu bereaksi terhadap suhu panas dari peralatan listrik tersebut dan menimbulkan ledakan. Berat tabung gas tersebut pun berkurang sebanyak 7 kg.
"Untuk sementara, disimpulkan bahwa ledakan diakibatkan kebocoran tabung gas 12 Kg dan murni kecelakaan," ujar Rikwanto.
(aan/idh)











































