Kedua pasangan calon membacakan ikrar siap menang dan siap kalah setelah mengikut debat putaran ketiga di Hotel The Royale Krakatau, Cilegon, Kamis (9/2/2017).
"Kami calon gubernur dan calon wakil gubernur Banten peserta pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017 beserta tim kampanye dan pendukung dengan semangat persatuan dan persaudaraan berjanji kepada masyarakat Banten dengan menyatakan: satu, tunduk dan patuh terhadap peraturan perundangan-undangan yang berlaku. Menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," ujar kedua pasangan calon serempak mendeklarasikan ikrar yang dipandu komisioner KPU Banten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum ikrar siap menang dan siap kalah dideklarasikan, kedua pasangan calon memberikan pernyataan pamungkas terkait imbauan pilkada damai sekaligus mengkampanyekan diri.
"Hindari perbuatan melanggar hukum, money politics, dan sebagainya. Pilihlah, tetapkan hati rakyat Banten untuk memilih pasangan yang terbaik, dan yang terbaik nomor urut 1," kata cagub nomor urut 1 Wahidin Halim.
Cawagub pasangan Wahidin, Andika Hazrumy, mengajak masyarakat Banten menjaga keamanan dan ketenangan dalam pilkada yang pemungutan suaranya digelar pada 15 Februari pekan depan. Banten diharapkan menjadi contoh penyelenggaraan pilkada terbaik dalam pilkada serentak tahun 2017.
"Saya mengimbau kepada Bapak-Ibu hadirin semua untuk datang ke TPS pada 15 Februari 2017, berduyun-duyun dengan riang gembira untuk mencoblos nomor 1. Ayo bersatu membangun Banten," sebut Andika.
Sementara itu, cagub nomor urut 2 Rano Karno menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan terhadap dirinya yang menjalankan sisa masa tugas sebagai gubernur.
"Sudahi semua perselisihan, sudahi fitnah, sudahi salah sangka. Kita jalankan pilkada damai untuk Banten yang kita cintai," tutur Rano.
Sedangkan cawagub nomor urut 2 pasangan Rano, Embay Mulya Syarief, berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara. Pilkada menjadi kunci penting jalannya roda pemerintahan Pemprov Banten untuk 5 tahun ke depan.
"Kita ingin proses demokrasi berjalan dengan damai dengan bersih, tanpa politik uang, tanpa kecurangan. Siapa pun yang menang, itu adalah yang terbaik yang dihasilkan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Banten," ujar Embay. (fdn/erd)











































