KPK Diminta Perlebar Jejaring Antikorupsi yang Lebih Solid

KPK Diminta Perlebar Jejaring Antikorupsi yang Lebih Solid

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 09 Feb 2017 19:28 WIB
KPK Diminta Perlebar Jejaring Antikorupsi yang Lebih Solid
Foto: Haris Fadhil/detikcom
Jakarta - KPK mengundang sejumlah tokoh untuk memberi masukan dalam kegiatan 'KPK Mendengar'. Kegiatan ini merupakan upaya KPK menyerap aspirasi atau pandangan dari pihak di luar lembaganya.

"Ini kita lakukan untuk introspeksi diri kita sendiri karena, kalau kita melihat dan mengoreksi diri kita sendiri, ada kalanya yang kita lakukan selalu benar. Tapi pihak luar akan lihat lebih jelas dan detail apa yang kita lakukan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017).

Salah satu tokoh yang menjadi narasumber, yakni mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mengatakan acara ini untuk menyampaikan suara masyarakat yang didengarnya. Ada banyak pertanyaan dari masyarakat terkait tindakan yang dilakukan oleh KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mencoba mewakili suara-suara masyarakat di media sosial maupun media massa mengenai berbagai gugatan tentang kinerja KPK. Banyak hal, misalnya perkara terlalu lama, pengertian OTT, dan sebagainya. Soal politisasi dan sebagainya saya tanyakan secara terbuka akhirnya kesimpulannya KPK sudah bekerja secara sungguh-sungguh dan profesional," ucapnya.

Ketua Pansel Penasihat KPK Imam Prasojo, yang turut hadir dalam acara itu, menambahkan KPK harus memperlebar sayap kerja sama. Menurutnya, kegiatan seperti ini positif untuk memperbanyak 'Friends of KPK'.

"Kekuatan KPK tidak hanya pada tataran kelembagaan ini saja. Tapi juga layer-layer, perlunya bentuk jejaring lebih solid lebih formal tentang Friends of KPK. Bukan hanya teman kelembagaan, tapi teman dalam misi. Ini yang mudah-mudahan tadi masukan dari masyarakat dapat KPK serap sehingga jejaring antikorupsi ini berada di semua lini," ujar Imam.

Aktivis Indonesia Corruption Watch Adnan Topan Husodo mengapresiasi kegiatan ini. Dia berharap forum seperti ini tidak hanya satu kali digelar.

"Kami mengapresiasi 'KPK Mendengar' karena ini forum yang pertama yang didesain pimpinan periode sekarang dan kita berharap berlanjut tidak hanya berhenti pada hanya KPK Mendengar pertama. Butuh forum-forum sejenis dalam bentuk yang sama terutama untuk memberikan masukan, kritik, yang tentu saja konstruktif untuk penguatan KPK," jelas Adnan. (HSF/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads