Kabid Bina Marga dan Pengairan Pramuji Nugroho menjelaskan, hingga tahun 2018 atau berakhirnya masa kepemimpinan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, pemerintah hanya menargetkan kondisi jalan dalam kategori mantap (baik-sedang) sebesar 77,50%.
"Tapi sampai akhir tahun kemarin kita 85 persen jalan kategori mantap. Artinya, target sudah tercapai, bahkan lebih," jelas Pramuji saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pamuji mengatakan, sebelum tahun 2008 kondisi jalan dengan kategori mantap hanya sekitar 62,2%. Namun semenjak pergantian kepemimpinan oleh Bupati Dedi, pada periode pertama pembangunan jalan mengalami peningkatan yang signifikan.
Menurutnya, di daerah lain, bahkan hingga tingkat nasional, pertumbuhan jalan mantap hanya berkisar 1-2 persen per tahun. Sedangkan Kabupaten Purwakarta terhitung 2008 hingga 2016 akhir mengalami pertumbuhan 22,5%.
"Itu sebuah prestasi untuk setingkat daerah. Nasional saja setahu saya jalan mantap hanya sekitar 70 persen," ucapnya.
Lebih lanjut Pramuji mengatakan, jika jalur lingkar barat dan lingkar timur sudah selesai, pertumbuhan jalan di Kabupaten Purwakarta kembali meningkat dari target 2018 yang hanya 77,50%. "Tahun ini kita optimis lingkar barat dan timur bisa selesai. Kalau itu selesai, 90 persen jalan di Purwakarta berkategori mantap," katanya.
Selain melakukan pembangunan jalan baru dan membuka akses jalan terisolasi, pihaknya secara rutin melakukan perbaikan jalan-jalan kabupaten yang rusak.
Saat ini Pemkab Purwakarta tengah melakukan pembangunan jalur lingkar barat dan lingkar timur. Dua jalur tersebut nantinya akan membuka akses baru bagi transportasi dan mobilitas warga. Selain itu, kedua jalur tersebut akan menjadi bagian dari sarana pariwisata yang tengah digenjot pemerintah.
Khusus lingkar barat, dulu jalur tersebut merupakan daerah yang sekitar 50 tahun terisolasi imbas pembangunan Waduk Jatiluhur. Awalnya pembangunan tersebut akan melibatkan Pemprov Jabar. Namun, karena selama bertahun-tahun tidak ada respons, Pemkab Purwakarta melakukan pembangunan jalan menggunakan APBD Purwakarta secara bertahap sejak tahun 2013. (nwy/try)











































