81 Delegasi Asing Hadiri KTT AA
Kamis, 14 Apr 2005 20:45 WIB
Jakarta - 81 Orang delegasi dari negara asing serta organisasi internasional sudah memastikan kehadiran mereka dalam KTT Asia Afrika yang akan dilangsungkan tanggal 22-23 April 2005 di Jakarta. Delegasi tersebut terdiri dari 52 orang kepala negara dan kepala pemerintahan, 3 orang wakil presiden, serta 26 orang utusan khusus setingkat menteri.Hal ini dijelaskan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda kepada wartawan di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis sore (14/4/2005).Menurut Menlu, sejauh ini acara KTT Asia Afrika tidak mengalami banyak perubahan, kecuali permintaan Sekjen PBB Kofi Annan agar panitia menyediakan forum khusus untuk membahas masalah reformasi PBB."Untuk itu akan kita sediakan, dan ditawarkan suatu forum antara sekjen PBB dengan para menlu pada hari kedua, tanggal 23 April saat sarapan pagi," katanya.Terkait banyaknya permintaan sejumlah delegasi untuk mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden SBY, maka pimpinan sidang akan diatur bergantian antara Presiden SBY dengan presiden Afrika Selatan, sehingga membuka peluang kepada SBY untuk menerima kepala negara yang ingin mengadakan pertemuan bilateral.Pertemuan bilateral akan berlangsung tanggal 21 April 2005, karena kedatangan sejumlah kepala negara yang lebih awal dari pelaksanaan KTT. Di antara kepala negara yang akan mengadakan pertemuan bilateral yaitu kepala negara Jepang, Cina dan Korea Utara.Menurut Hassan, persiapan secara substansi sudah memadai, antara lain yang akan dihasilkan dalam konferensi tersebut adalah deklarasi KTT, pernyataan di tingkat menlu dan pernyataan di tingkat pemerintah terkait pembangunan early warning system.Sementara itu mengenai kehadiran first lady dari delegasi, tercatat 23 orang first lady akan ikut hadir. Untuk itu akan diadakan acara khusus bagi mereka di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta pada tanggal 22 April 2005. Sedangkan untuk perayaan 50 tahun KAA yang akan dilangsungkan di Bandung tanggal 24 April 2005, akan diawali dengan berjalan kaki dari Hotel Savoy Homann menuju Gedung Merdeka tempat berlangsungnya KAA pertama kali pada tahun 1955. Selain itu juga akan dilakukan penanaman pohon Asia Afrika di Tegalega, Bandung. Persiapan PengamananTerkait pengamanan KTT Asia Afrika, siang tadi Kapolri Dai Bachtiar sudah melaporkan perihal persiapan pengamanan di Jakarta maupun Bandung. "Hari ini juga ada apel dari anggota kepolisian yang tergabung dalam satgas pengamanan baik di Jakarta maupun di Bandung. Kemudian besok pagi akan ada juga gelar pasukan gabungan TNI, Polri dan unsur lainnya," kata Kapolri.Pada hari Sabtu (16/4/2005) juga akan dilakukan latihan sehubungan dengan banyaknya delegasi termasuk kepala negara dan kepala pemerintahan yang hadir, sehingga perlu pengaturan protokoler. Namun menurut Kapolri, karena pelaksanaan KTT jatuh di hari libur, akan banyak menguntungkan pengamanan. "Jadi lalu lintas tidak padat di Jakarta sehingga kita bisa lebih mudah lagi dalam mengatur perjalanan rombongan dari penginapan ke tempat persidangan dan tempat kegiatan lain," katanya.
(ast/)











































