Surya Paloh: Kita Prihatin dan Sayangkan Penggerudukan Rumah SBY

Surya Paloh: Kita Prihatin dan Sayangkan Penggerudukan Rumah SBY

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 08 Feb 2017 19:24 WIB
Surya Paloh: Kita Prihatin dan Sayangkan Penggerudukan Rumah SBY
Ketum Partai NasDem Surya Paloh (M Fida/detikcom)
Manado - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan keprihatinannya atas demo yang dilakukan di kediaman presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu, Paloh meminta semua pemimpin bangsa memberi teladan bagi rakyat.

"Ya pastilah saya prihatin sekali karena beliau (SBY) adalah mantan presiden. Kenapa itu saya menyatakan, tidak ada api kalau tidak ada asap. Artinya, ada sebab dan musabab terlepas dari benar dan salahnya. Yang penting kita amat prihatin dan menyayangkan itu," ujarnya di sela-sela konsolidasi internal kader Partai NasDem di Hotel Novotel, Jalan AA Maramis, Manado, Rabu (8/2/2017).

Paloh juga menyayangkan keinginan SBY yang tidak bisa menemui Presiden Jokowi. Namun, menurutnya, yang terpenting dari seorang pemimpin bangsa adalah memberi teladan, bukan hal lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, kalau sudah jadi fokus daripada Pak SBY, saya pikir saya sedih. Apa masalahnya, ketemu presiden saja susah, ketemu mantan presiden juga. Ini pasti ada komunikasi yang tidak benar. Saya berharap lebih banyak lagi suri teladan dan spirit kebangsaan kita diwarnai keteladanan pemimpin bangsa ini, para elitenya," katanya.

Paloh juga meminta pemimpin menjalin silaturahmi untuk menghindari kesalahpahaman. "Tapi saya berharap, kita apalah, mari kita silaturahmi, penting. Jangankan sesama yang sudah punya tempat, posisi utama, di negeri ini. Sama rakyat biasa juga penting silaturahmi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, SBY melalui akun Twitter-nya menyatakan rumahnya di kawasan Mega Kuningan 'digeruduk'. SBY menyebut rumahnya di Kuningan, Jakarta Selatan, sore itu 'digeruduk' ratusan orang. Massa berteriak-teriak.

"Saudara-saudaraku yg mencintai hukum & keadilan, saat ini rumah saya di Kuningan 'digrudug' ratusan orang. Mereka berteriak-teriak. *SBY*," tulis SBY lewat akun Twitter resminya, @SBYudhoyono, Senin (6/2) sekitar pukul 15.00 WIB.



(fdu/dnu)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini