"Kita kalau balik, minimal dua minggu atau seminggu sekali harus (blusukan) bawa karena sistem sudah tersusun," kata Ahok seusai blusukan di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (8/2/2017).
"Sejak saya masuk kan sudah tersusun di kantor administrasi, sekarang sistem mulai jalan nih," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk lihat langsung ke lapangan, mana rencananya, mana yang akan kita implementasikan," ujarnya.
Selain itu, dengan blusukan, Ahok bisa langsung mengawasi oknum-oknum dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang mungkin mempengaruhi masyarakat. Salah satunya dalam hal relokasi warga bantaran sungai. Apalagi Ahok menemukan fakta bahwa kebanyakan warga setuju untuk dipindah ke rusun.
"Jadi sebetulnya saya tiga bulan ini mulai curiga ada oknum LSM yang mungkin main, menghasut. Orang warga-warga senang kok," tutup Ahok.
(bis/imk)











































