Tangkuban Perahu Masih Ditutup

Tangkuban Perahu Masih Ditutup

- detikNews
Kamis, 14 Apr 2005 18:52 WIB
Bandung - Gunung Tangkuban Perahu yang sempat berstatus Siaga setelah terjadi gempa dan terjadi letupan gas, statusnya berangsur-angsur menurun. Namun demikian, gunung yang menjadi tujuan wisata tersebut tetap tertutup bagi umum.Pantauan detikcom dari Gunung Tangkuban Perahu, Lembang, Bandung, Kamis (14/4/2005) aktivitas di sekitar Lembang tampak lengang. Udara dingin dan kabut turun sejak pagi. Para pedagang yang biasa berdagang di terminal dan sekitar kawah Tangkuban perahu belum tampak. Hanya beberapa orang pedagang yang ikut berjaga-jaga di pos 1.Sementara di pos 3, yakni pos 3 yang berada di dekat kawah Tangkuban Perahu sejak pukul 13.00 Wib kemarin dikosongkan. Sementara di pos 1 yang menjadi pintu utama untuk masuk ke kawah Gunung Tangkuban Perahu dijaga petugas dari Perhutani.Di dekat pintu masuk, terdapat tulisan "Mohon maaf dilarang naik ke atas" yang ditempel di papan dekat pintu gerbang. Di dekat pintu gerbang juga pasang tenda yang dipakai beberapa pedagang yang menunggu daganganya agar tidak dijarah. Tampak ada sekitar 10 petugas Perhutani bersama beberapa petugas kepolisian.Salah seorang petugas jaga pos I Asep Rukmana menjelaskan bahwa status Gunung Tangkuban Perahu telah berangsur-angsur turun statusnya, setelah sebelumnya dalam status Siaga. Penurunan ini karena aktivitas gempa dan letupan gas tak sebanyak kemarin.. Sementara mengenai aktivitas terakhir Gunung Tangkuban Perahu paling parah terjadi pada tahun 1996, waktu itu ada letupan disertai dengan pasir dan menyebabkan beberapa kebun teh di sekitar Gunung Tangkuban Perahu rusak.Sementara, untuk peningkatan aktivitas yang sekarang ini, petugas mengkhawatirkan pintu masuk keluar di Jayagiri dan Situ Lembang yang biasanya dipakai petani naik ke atas gunung. Dikhawatirkan dari jalur kedua tempat tersebut tidak terkontrol, sehingga orang tetap naik ke atas. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads