100 Orang Difabel di Jakarta Utara Gelar Simulasi Pencoblosan

Dinamika Pilgub DKI

100 Orang Difabel di Jakarta Utara Gelar Simulasi Pencoblosan

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Rabu, 08 Feb 2017 15:29 WIB
100 Orang Difabel di Jakarta Utara Gelar Simulasi Pencoblosan
Simulasi pencoblosan disabilitas di KPU Jakut (Nugroho Tri Laksono/detikcom)
Jakarta - Menjelang hari pencoblosan, yang jatuh pada 15 Februari 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta terus gencar melakukan simulasi pencoblosan. Hari ini KPU Jakarta Utara menggelar simulasi pencoblosan bagi penyandang disabilitas.

Acara simulasi pemungutan suara ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, di halaman kantor KPU Jakarta Utara, Rabu (8/2/2017). Sebanyak 100 penyandang disabilitas, yang terdiri dari penyandang tunarungu, tunanetra, tunadaksa, dan tunagrahita, ikut dalam simulasi ini.

"Simulasi hari ini adalah simulasi tentang pemungutan suara di TPS segmen penyandang disabilitas, terdiri dari disabilitas tunarungu, tunanetra, tunadaksa, dan tunagrahita. Seluruhnya dikoordinasi oleh relawan demokrasi KPU Jakarta Utara," ujar anggota KPU Jakarta Utara Yulis Setiawati kepada wartawan di kantor KPU Jakarta Utara, Jl Ancol Baru Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan simulasi ini dibentuk sedemikian rupa seperti TPS saat pemungutan suara berlangsung. Petugas yang telah ditunjuk pun menempati meja masing-masing. Ada saksi dari ketiga pasangan calon, petugas pengawas TPS, dan petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Penyandang disabilitas nantinya juga mendapat pendampingan serta alat bantu selama pencoblosan. Yulis mengatakan petugas KPPS yang mendampingi juga wajib mengisi formulir C3 untuk menjaga rahasia suara dari penyandang disabilitas tersebut.

"Bagi disabilitas, jika tak bisa membaca template tersebut, harus didampingi. Nah pendamping tersebut harus mengisi formulir C3 untuk menyatakan akan merahasiakan suara penyandang disabilitas itu," jelasnya.





(imk/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini