Sumarsono tiba di lokasi, Jalan Kramat III, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.00 WIB dan bertemu dengan Lurah Kwitang Hamdani. Sumarsono juga berbincang singkat dengan salah satu warga yang rumahnya hancur akibat kebakaran.
Didampingi sejumlah warga, Sumarsono berkeliling melihat kondisi permukiman warga yang hangus terbakar. Dia juga bertanya kepada korban soal peristiwa kebakaran yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono meninjau korban kebakaran di Jakpus, Rabu (8/2/2017). Foto: Nathania Riris Michico/detikcom |
"Prinsipnya, ada 3 yang penting. Satu, pertolongan pertama dari Wali Kota Jakarta Pusat mendirikan tenda darurat untuk mereka yang rumahnya terbakar, termasuk makanan dan pakaian, selimut, dan alat untuk mandi, obat-obatan dan odol. Itu standar SOP," kata Sumarsono (Soni) di lokasi, Rabu (8/2/2017).
Dia juga memastikan warga asli dan warga sementara yang tinggal di rumah kos yang kehilangan dokumen-dokumen penting akan diberi kemudahan saat mengurus kembali ke kelurahan.
"Kedua, menyiapkan fasilitas kepada korban 40 rumah yang terbakar. Kalau ada kehilangan dokumen, seperti KTP, ijazah, rapor, paspor, melalui koordinasi dengan Pak Lurah Hamdani nanti akan dikoordinasikan dan diberi bantuan pengurusan cepat, baik warga sini maupun ngekos," imbuhnya.
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono meninjau korban kebakaran di Jakpus, Rabu (8/2/2017). Foto: Nathania Riris Michico/detikcom |
Terkait dengan ganti rugi bangunan, Soni mengatakan Pemprov tidak akan mengganti bangunan karena bangunan yang terbakar tidak diasuransikan. Namun dia menjamin pemerintah akan memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari dan fasilitas kesehatan.
Bagi warga yang kehilangan KTP, Sumarsono juga memastikan mereka tidak akan kehilangan hak pilihnya dalam Pilkada DKI. Data warga tersebut akan dicetak ulang bila telah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di database Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
"Mulai besok Disdukcapil akan langsung mengidentifikasi setelah Pak Lurah memberikan data warga yang KTP-nya hilang. Kita list nama siapa kita cek untuk ngecek dia DPT atau tidak. Hanya 2 menit (untuk mengecek DPT), nanti di-print ulang. Itu prioritas Pak Lurah," terang Soni. (nth/fdn)












































Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono meninjau korban kebakaran di Jakpus, Rabu (8/2/2017). Foto: Nathania Riris Michico/detikcom
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono meninjau korban kebakaran di Jakpus, Rabu (8/2/2017). Foto: Nathania Riris Michico/detikcom