Polri Turunkan 30 Ribu Personel Pengamanan KAA
Kamis, 14 Apr 2005 18:26 WIB
Jakarta - Kepolisian akan menurunkan 30.000 personelnya untuk mengamankan KTT Asia Afrika (KAA). Pasukan sniper juga akan dilibatkan dalam pengamanan acara tersebut.Hal itu disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani usai apel pengecekan kesiapan pengamanan KAA di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Kamis, (14/4/2005)."Yang langsung terlibat ada 11.000, yang tidak langsung sekitar 9.000. Yang langsung terlibat itu mereka mengamankan hotel, rute, pengawalan dan sebagainya. Tapi yang tidak langsung mereka menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing," ungkap Firman.Kapolda menambahkan, selama sidang KAA berlangsung diharapkan tidak ada kegiatan-kegiatan yang tidak menganggu ketertiban, baik lalu lintas maupun unjuk rasa. Jika ada unjuk rasa, namun anarkis dan melakukan penghinaan terhadap kepala negara, maka para pelakunya akan ditindak tegas."Ancaman yang paling diwaspadai adalah unjuk rasa, teror dan bom. Unjuk rasa memang tidak dilarang tetapi mereka harus memberitahu, tapi untuk ketertiban bersama ini perlu diperhatikan," katanya.Kapolda juga menyatakan, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap Dr Azahari dan Noordin M Top. Selain itu, pihak kepolisian hanya mengamankan keadaan di wilayah Jakarta saja. Sedangkan, untuk kepala negara akan diamankan oleh Pampampres."123 negara yang hadir, 56 kepala negara sudah menyatakan hadir. Kita sudah melakukan koordinasi dengan Paspampres karena mereka akan melewati jalan, aktivitas umum dan lain-lain," katanya.
(umi/)











































