Blora Center Siapkan Data Hadapi Tuntutan Hartati Murdaya
Kamis, 14 Apr 2005 18:22 WIB
Jakarta - Direktur Blora Center Yusuf Rizal akan mempersiapkan data dan berkas-berkas untuk kelengkapan hukum, jika Ketua Walubi Siti Hartati Murdaya mengajukan tuntutan dan somasi atas temuan Blora Center.Temuan ini menyangkut 381 kontainer yang tertahan di pelabuhan belawan, Medan. Isi kontainer tersebut antara lain 58 mobil mewah yang sengaja diselundupkan dengan kedok bantuan untuk korban tsunami di Aceh dan Sumut.Selain mobil, kontainer itu juga berisi bahan makanan, peralatan rumah tangga dan bahan bangunan. Dalam temuan itu disebutkan ada kontainer yang cukup mencurigakan ilik seorang pengusaha yang juga ketua umum lembaga keagamaan."Maksud kita membuka temuan itu bukan untuk mendiskreditkan Walubi, tetapi itu adalah fakta yang terjadi sebenarnya," kata Yusuf disela-sela diskusi Masa Depan Partai Demokrat di Hotel Sahid, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Kamis, (14/4/2005).Pihak Blora Center saat ini sudah melakukan komunikasi dan akan melanjutkan ke tahap mediasi dengan pihak Walubi dalam hal ini Siti Hartati Murdaya."Kita juga akan lakukan klarifikasi kepada mereka karena pada awalnya tujuan utama kita adalah bukan untuk itu," kata dia.Menurut Yusuf, pihaknya tidak mengatakan Walubi menyelundupkan barang tetapi memang ada fakta di lapangan mengenai 381 kontainer yang ditahan di pelabuhan Belawan, Medan.Temuan ini, lanjutnya, dikemukakan Blora Center untuk mengantisipasi agar tidak ada pihak yang memanfaatkan serta menggunakan nama Walubi terhadap barang-barang yang tertahan tersebut.Menurutnya, perlu diketahui lebih jauh sebab utama kenapa barang-barang tersebut bisa tertahan di pelabuhan, apakah ada masalah koordinasi atau ada masalah prosedur."Kenapa tertahan, apakah ada dugaan yang perlu dicurigai atau ada mekanisme yang salah," katanya.Dalam hal ini yang perlu digarisbawahi adalah kinerja departemen perindustrian dalam mendistribusikan barang-barang tersebut yang ternyata lamban. "Mungkin kalau ada koordinasi dan transparansi tidak akan ada masalah seperti itu," katanya.Atas publikasi yang dilakukan Blora Center, Hartati Murdaya menegaskan, akan mengajukan tuntutan karena Blora Center dinilai ceroboh dan mencemarkan nama baik.
(umi/)











































