Polisi Buru Jaringan Pemasok Tembakau Ganesha di Bogor

Polisi Buru Jaringan Pemasok Tembakau Ganesha di Bogor

Farhan - detikNews
Rabu, 08 Feb 2017 12:32 WIB
Polisi Buru Jaringan Pemasok Tembakau Ganesha di Bogor
Foto: Farhan/detikcom
Bogor - Polisi masih memburu pemilik tembakau Ganesha seberat 22 kg yang ditemukan di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi mengaku sudah mengantongi jaringan pengedar tembakau yang masuk narkotika golongan satu ini.

"Untuk pemilik belum bisa kita pastikan. Tapi yang pasti, saat ini kita sedang telusuri jaringannya, sudah ada gambaran jaringannya, masih ditelusuri," ujar Kapolres Bogor AKBP Andi Mochammad Dicky, Rabu (8/2/2017).

Tembakau Ganesha, menurut Dicky, merupakan narkotika golongan satu yang berada satu tingkat di atas ganja dan di bawah sabu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Zat kimia yang ada di dalam Ganesha ini namanya synthetic cannabinoid. Ini turunan dari ganja, ada pemurnian, kalau di Amerika ini ekstrak ganja warnanya hitam," jelas Dicky.

Polisi Buru Jaringan Pemasok Tembakau Ganesha di BogorFoto: Farhan/detikcom


"Ganesha ini berbahaya karena sudah dicampur kimia mirip sabu, putaw. Jika digunakan secara terus-menerus dalam dosis tertentu dapat merusak saraf kognitif," imbuhnya.

Tembakau Ganesha yang ditemukan warga di Megamendung diduga diproduksi oleh jaringan pengedar narkotika di luar Bogor. "Diduga, barang ini akan dikirim ke suatu tempat di kawasan Puncak," kata Dicky, didampingi Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Andri Alam Wijaya.

AKBP Dicky mengatakan angka pengguna narkoba di wilayah Kabupaten Bogor hingga kini masih tinggi. Untuk narkoba jenis sabu, peredarannya masih mendominasi.

Dari 22 tersangka yang diamankan selama sebulan terakhir, 19 di antaranya tersangka kasus narkotika jenis sabu dengan total barang bukti sebanyak 1,21 ons.

"Kalau pemakai Ganesha masih relatif sedikit. Masih didominasi sabu," sebut Dicky.



(fdn/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads