JK akan Rapat dengan Komisi IX DPR Sebagai Ketum PMI

JK akan Rapat dengan Komisi IX DPR Sebagai Ketum PMI

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 08 Feb 2017 12:10 WIB
JK akan Rapat dengan Komisi IX DPR Sebagai Ketum PMI
Jusuf Kalla (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla siang ini akan mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR. JK datang dengan kapasitasnya sebagai Ketua Umum PMI.

"Komisi IX DPR RI dijadwalkan akan mengadakan rapat pembahasan RUU PMI bersama dengan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla," ungkap Wakil Ketua Komisi IX Saleh Daulay kepada wartawan, Rabu (8/2/2017).

Rapat akan digelar di ruang rapat Komisi IX, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, siang ini pukul 13.30 WIB. Menurut Saleh, JK sudah memberi konfirmasi kehadirannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau hadir dalam kapasitas sebagai ketua umum PMI. Kita sangat mengapresiasi kehadiran beliau. Harapan kita, UU ini segera disahkan. Apalagi RUU ini adalah inisiatif dari pemerintah. DIM dari pemerintah sudah ada. Tinggal mencari titik temu saja," jelasnya.

Persiapan di DPR jelang rapat Ketum PMI Jusuf Kalla / Persiapan di DPR jelang rapat Ketum PMI Jusuf Kalla / Foto: Elza Astari Retaduari/detikcom


Saleh menyatakan, RUU Palang Merah kini tengah serius dibahas oleh Komisi IX setelah pada periode sebelumnya, pembahasan RUU ini terhenti karena waktu yang tidak cukup. RUU Palang Merah kembali dibahas setelah pemerintah mengambil inisiatif untuk memasukkannya ke Prolegnas.

"Indonesia sampai saat ini belum memiliki payung hukum tentang kepalangmerahaan. Dari 169 negara yang menandatangani Konvensi Geneva, hanya dua negara lagi yang belum memiliki UU Kepalangmerahaan yaitu Indonesia dan Laos," tutur Saleh.

"Karena itu, RUU ini sangat penting mengingat negara kita sering menghadapi bencana alam. Hari ini, Komisi IX memanggil pihak terkait, dalam hal ini PMI," imbuh politikus PAN itu.

Menurut Saleh, ada dua isu utama yang dibahas terkait RUU Palang Merah. Pertama soal pembentukan organisasi yang dapat melakukan kerjasama kemanusiaan dengan dunia internasional. Kemudian soal lambang yang akan digunakan oleh PMI.

"Ada dua tawaran yang sempat diperbincangkan, pertama lambang palang merah dan bulan sabit merah. Kedua lambang itu sebetulnya sama-sama diakui dunia internasional. Tinggal kita memilih mana yang paling baik saja," ucap Saleh.

Pantauan di lokasi, sejumlah personel paspampres telah melakukan persiapan keamanan. Di depan ruangan rapat Komisi IX telah dipasang pintut X-Ray. Terlihat juga petugas Gegana berjaga di kompleks DPR.


(elz/imk)


Berita Terkait