Aktivis BEM UMS Tewas di Kos

Aktivis BEM UMS Tewas di Kos

- detikNews
Kamis, 14 Apr 2005 17:52 WIB
Solo - Andi Setya Permana, mahasiswa yang juga aktivis BEM di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), ditemukan meninggal di kamar kos-nya. Belum diketahui secara pasti sebab-sebab kematian.Jenazah Andi pertamakali ditemukan sahabatnya, Andika, dalam kondisi tidur tertelungkup di kasur kamar kos-nya, Kamis (14/4/2005) siang. Dari mulut Andi keluar darah membasahi bantal yang dipakainya. Dugaan sementara, dia telah meninggal sekitar enam jam sebelum ditemukan.Menurut Andika, Rabu (13/4/2005) malam Andi sempat ngobrol santai dengannya di sebuah warung angkringan. Setelah itu mahasiswa Fakultas Kodekteran asal Kotabumi, Lampung, tersebut pamit pulang ke kos di belakang kampus UMS di Pabelan, Kartosuro. Pagi harinya, beberapa kawan termasuk Andika mengirim SMS ke HP Andi namun tidak pernah dibalas. Demikian juga ketika HP-nya dihubungi."Kami menjadi penasaran karena tidak biasanya Andi tidak membalas SMS maupun tidak mengangkat HP saat dihubungi. Karena itulah lalu saya berinisitif untuk datang ke kos-nya," ujar Andika.Sesampai di rumah milik Ny Joyo Marjo yang menjadi tempat kos Andi, Andika menemui kamar yang dituju dalam keadaan terkunci. Ketika Andika mengetuk dan memanggil korban, sama sekali tidak ada jawaban. Akhirnya Andika memutuskan membuka pintu dengan cara paksa dan ditemuka Andi telah meninggal.Di sekitar mayat Andi ditemukan obat nyamuk bakar, susu kaleng, sebotol air mineral dan sebuah HP. Kasus tersebut lalu dilaporkan ke Mapolsek Kartosuro, Sukoharjo. Barang-barang yang ditemukan tersebut lalu dibawa polisi untuk penyelidikan. Sedangkan mayat Andi langsung dikirim ke Labfor UNS untuk dimintakan visum.Kapolsek Kartasura AKP Hasibuan mengatakan bahwa penyelidikan awal menunjukkan tidak ada bekas penganiayaan. Namun, dia belum bisa memastikan apakah Andi meninggal karena sakit mendadak, bunuh diri atau korban pembunuhan. "Kasus ini sedang kami selidiki. Hasil visum nantinya akan membantu penyelidikan kami," ujarnya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads