Polri Minta Aksi Damai 112 Tidak Bermuatan Politik

Polri Minta Aksi Damai 112 Tidak Bermuatan Politik

Bartanius Dony - detikNews
Selasa, 07 Feb 2017 15:40 WIB
Polri Minta Aksi Damai 112 Tidak Bermuatan Politik
Boy Rafli Amar (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia mengimbau, jika aksi 112 mendatang memiliki agenda politik, lebih baik tidak dilaksanakan. Namun Polri mempersilakan jika aksi massa GNPF-MUI nanti diisi dengan kegiatan ibadah.

"Jadi ibadah silakan dilaksanakan. Tapi, kalau ada agenda politik, mohon tidak dilaksanakan karena ini berbenturan. Silakan ikut agenda pilkada yang diatur KPU, terutama DKI," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017).

Boy meminta massa yang akan beraksi mengindahkan peraturan yang telah dibuat oleh KPU jika memang aksi tersebut berisi muatan politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita berharap kampanye juga tidak diisi unsur politik. Kalau masalah ibadah, kita tidak melarang. Tapi kalau sifatnya ada agenda politik, mohon mengindahkan peraturan yang dikeluarkan KPU," tegas Boy.

Rencananya, massa dari GNPF-MUI akan berkumpul di Monas, lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki ke Sudirman dan Harmoni.

Sebelumnya diberitakan, Sekjen Majelis Syuro DPD FPI DKI Novel Bamukmin memastikan aksi 112 akan berjalan superdamai.

"Ini momennya jalan santai. Artinya, ajang silaturahmi yang betul-betul kita aksi super, super, superdamai," kata Novel di gedung MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (6/2). (brt/rvk)


Berita Terkait