PDIP Tangerang Sesalkan Munculnya Isu Komunis di Pilgub Banten

PDIP Tangerang Sesalkan Munculnya Isu Komunis di Pilgub Banten

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 07 Feb 2017 15:12 WIB
PDIP Tangerang Sesalkan Munculnya Isu Komunis di Pilgub Banten
Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom
Jakarta - DPC PDIP Tangerang membantah keterkaitan partai mereka dengan kelompok komunis. PDIP Tangerang menyebut isu komunis yang belakangan berkembang hanya sebagai alat untuk mengalahkan mereka dalam Pilkada, termasuk calon yang mereka usung dalam Pilgub Banten, Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

"Pada saat kampanye dan debat, jelas pasangan nomor 1 (Wahidin Halim-Andika Hazrumy) menyatakan isu komunis sebagai alat propaganda politik. Ini bentuk kepanikan mereka menghadapi PDIP," kata Ketua DPC PDIP Tangerang Hendri Zein saat konferensi pers di kantornya, Jl Hartono Raya, Tangerang, Selasa (7/2/2017).

Hendri menyayangkan pernyataan yang mengaitkan PDIP dengan ideologi komunis. Menurutnya, pernyataan itu tak bertanggung jawab dan hina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menyayangkan, seorang tokoh menggunakan cara yang rendah dan hina karena tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kami tidak pernah menyerang individu karena kita ingin mendudukkan demokrasi pada relnya," sambungnya.

Dia menambahkan, jika isu ini terus digulirkan, masyarakat Banten akan terbelah. Masyarakat akan berhadapan untuk mempertahankan opini masing-masing.

"Isu ini dijadikan komoditas, menjadi senjata utama meyakinkan pemilih. Ujungnya nanti semua anak bangsa berhadapan mempertahankan opini masing-masing. Nanti masyarakat Banten bisa terbelah, ada yang komunis dan antikomunis, tapi sama-sama tidak bisa dibuktikan," imbuh dia.

Hendri juga mengimbau masyarakat tak terpancing isu ini. Dia menegaskan paham komunis yang sudah dilarang tak ada di tubuh PDIP.

"Saya mengimbau warga Tangerang untuk lebih sejuk menghadapi isu ini. Ini pesan ketua umum kami. Isu komunis ini hanya dijadikan alat kekuasaan," tuturnya.

"Ini menjadi sangat tidak wajar dan naif, PDIP dinyatakan partai komunis. Karena komunisme secara ideologi tidak boleh. Kita membantah bahwa kita bukan tempat penampungan komunis," ujar dia.

PDIP Tangerang, kata Hendri, mengancam akan melaporkan pihak yang menggulirkan isu tersebut ke ranah hukum.

"Jangan kita saling menghujat, melempar opini. Bisa saja PDIP akan memperkarakan ini ke ranah hukum nantinya," kata Hendri.

Hendri menyebut saat ini banyak pihak menuding PDIP sebagai partai penampungan komunis. Namun dia belum bisa memastikan siapa orang yang memulai isu tersebut.

"Kita tidak bisa sebut, tapi itu adalah orang yang berhadap-hadapan dengan PDIP. Orang yang melihat isu ini sebagai cara merebut kekuasaan. Kalau dibilang siapa orangnya, yang jelas ini dimainkan oleh lawan politik," ujarnya.

Terkait dengan persaingan calon yang diusung PDIP dalam Pilgub Banten, Hendri merasa isu komunis tak mempengaruhi elektabilitas calon mereka. Namun, jika pasangan pesaing mengaitkan PDIP dengan komunis, pesaing itu harus bisa mempertanggungjawabkannya. (erd/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads