KPUD Inhu Siap Hadapi Gugatan Soegianto di PTUN
Kamis, 14 Apr 2005 16:56 WIB
Pekanbaru - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Indragiri Hulu (inhu)-Riau siap menghadapi Soegianto, kandidat bupati yang akan menggugat ke PTUN karena dicoret dari daftar calon bupati pilkada mendatang. KPUD Inhu juga membantah keras keputusan mereka merupakan konspirasi politik untuk kepentingan salah seorang kandidat.Hal itu ditegaskan Ketua KPUD Inhu, Fauzi Mukhtar, menjawab detikcom, Kamis (14/4/2005). Fauzi menjelaskan, pihaknya mencoret Soegianto dari daftar pencalonan karena didasari payung hukum yang jelas. Yakni, adanya jawaban dari Mahkamah Agung (MA) bahwa kandidat dari Partai Golkar itu dinyatakan memiliki ijazah palsu sarjana muda.Dengan keputusan itu, maka anggota DPRD Riau dari Fraksi Golkar itu diangap KPUD Inhu melanggar UU 32 tentang Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2003. Dalam pasal 58 huruf (f) dijelaskan, calon bupati atau wakil bupati tidak pernah dijatuhi hukuman pidana."Jadi kami memutuskan untuk mencoret itu berdasarkan UU yang berlaku, bukan karena kepentingan politik yang menguntungkan salah seorang kandidat. Kalau keputusan itu pun akhirnya harus berujung di PTUN, kami siap menghadapinya. Kami akan menghadiri sidang itu karena kami juga patuh dengan hukum," kata Fauzi.Menjawab tentang keraguan Soegianto bahwa seharusnya putusan MA ditujukan ke PN Rengat dan bukan ke KPUD Inhu, menurut Fauzi, pihaknya memang meminta penjelasan ke MA. Sebab, KPUD juga berhak melakukan klarifikasi bila ada laporan dari masyarakat, termasuk masalah kepemilikan ijazah palsu tersebut.Fauzi menjelaskan, pada 1 April 2005, pihaknya melayangkan surat ke MA perihal kepemilikan ijazah palsu. Pada 5 April 2005, MA memberikan jawaban bahwa ijazah sarjana muda milik Soegianto dinyatakan palsu. "Berdasarkan itulah, kami mencoret namanya dari daftar pencalonan," tegas Fauzi.Dikatakannya, saat ini KPUD Inhu hanya menetapkan dua pasang calon bupati Inhu. Mereka adalah Thasir Rachman dengan Muji Tahib Talib dan Emrizal Pakis dengan Hasyim Rauf. "Kedua pasangan kandidat bupati ini sudah final," katanya.
(nrl/)











































