Jalanan di Matraman tampak dihiasi ceceran tanah dan kerikil-kerikil kecil akibat proyek pembangunan double-double track (DDT) yang tengah dikerjakan. Kondisi jalanan bertambah licin saat hujan turun. Sedangkan kala panas terik, jalanan dipenuhi debu tebal.
Jalanan dipenuhi tanah dan batu kerikil. (Foto: nu) |
Pantauan detikcom, pukul 13.00 WIB, Selasa (7/2/2017), pengendara motor yang berboncengan tersebut terjatuh akibat jalan yang licin. Kejadian itu membuat warga dan pengendara lain membantu serta mengevakuasi mereka ke pinggir jalan. Kedua pemotor yang juga wanita tanpa helm tersebut mengalami luka-luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tanah yang berceceran sering dibersihkan oleh petugas proyek, tanah bekas galian tersebut tetap masih terlihat dan membahayakan pengguna jalan.
Wawan (20), seorang pedagang yang berada di depan lokasi proyek, menceritakan tanah hasil galian dibiarkan menumpuk dan mengakibatkan jalan beraspal itu licin.
"Dibersihin tapi nggak langsung dibersihin, suka lama juga bersihinnya, makanya sering banyak yang jatuh," ujar Wawan.
Wawan juga mengatakan peristiwa kecelakaan sering terjadi pada malam dan pagi hari. Tidak ada rambu peringatan di lokasi ini. Minimnya penerangan saat malam hari juga membuat kecelakaan kerap terjadi di lokasi ini.
"Soalnya kalau motor di sini sendiri suka main asal serobot nggak tahu ada jalan licin. Terus kalo lewat jembatan rel kereta, banyak bus atau truk yang suka nabrak karena gelap," jelasnya.
Waspadalah! (aan/fdn)












































Jalanan dipenuhi tanah dan batu kerikil. (Foto: nu)