"Bukan, bukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di kantor KPU DKI Jakarta, Jl Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2017).
Sebelumnya, nama Adian Napitupulu disebut-sebut sebagai pemilik mobil tersebut, setelah sebuah akun twitter mengunggah foto data mobil yang diduga miliknya. Akun twitter tersebut menyebutkan bahwa mobil Nissan Terano SGX bernomor polisi B 2124 ZO itu adalah milik Adian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik Mobil yang Diduga Bawa Massa ke Rumah SBY Sudah Pindah Rumah
Argo menambahkan, pemilik mobil tersebut diketahui sudah pindah alamat. Dia mengatakan, alamat yang tertera di STNK sudah disambangi polisi namun nama pemilik tersebut tidak ditemukan.
"Untuk nomor pelat dan mobil sedang kita identifikasi, karena kemarin sudah kita lakukan pengecekan, yang bersangkutan (pemilik mobil yang tertera di STNK) sudah pindah 5 tahun lalu," ujarnya.
Argo mengatakan, pihaknya masih mencari siapa pemilik mobil itu. "(Pemilik saat ini) Belum tahu, masih diselidiki," imbuh Argo.
Argo menjelaskan, aksi massa dari sekelompok mahasiswa itu terjadi pada pukul 14.15 WIB, Senin (6/2) kemarin. Massa turun di dekat lapangan di sekitar kediaman SBY.
"Tentunya awalnya kita mendapatkan informasi bahwa ada kegiatan unras di sekitar Kuningan, di sekitar kediaman bapak SBY, 100 meter sebelah kediaman Pak SBY itu jam 14.15 WIB," terang Argo.
Di sekitar lokasi aksi, polisi menemukan mobil Nissan Terano yang tidak bertuan. Di mobil tersebut terdapat sejumlah nasi bungkus.
"Dan kita menemukan ada sebuah mobil Nissan Terrano yang kemudian kita amankan di Metro Jaya. Di dalam mobil itu ada beberapa bungkus makanan, beberapa dus ada beberapa makanan untuk logistik," tutupnya.
(rvk/erd)











































