PKB Sleman Dukung Muhaimin
Kamis, 14 Apr 2005 16:13 WIB
Yogyakarta - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Sleman mendukung duet Gus Dur dan Muhaimin Iskandar sebagai ketum dewan tanfidz dan dewan syuro. Dukungan itu akan disampaikan pada Muktamar PKB II di Semarang 16-18 April 2005. "Kami mendukung Muhaimin Iskandar sebagai ketua dewan tanfidz DPP PKB berpasangan dengan Gus Dur sebagai ketua dewan syuro," ujar Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sleman KH Masrur Achmad ketika dihubungi detikcom, Kamis (14/4/2005). Sikap itu merupakan satu dari tiga butir rekomendasi dari DPC PKB Sleman yang dihasilkan melalui rapat pleno pengurus DPC dan PAC se-Sleman, pekan lalu. Masrur menilai PKB masih membutuhkan figur Gus Dur. Ia yakin masih banyak DPW dan DPC PKB se-Indonesia yang mendukungnya. "Saya kira Gus Dur belum ada gantinya sehingga akan terpilih lagi di muktamar nanti dan kami mendukung Muhaimin karena dia seorang pengurus akomodatif dan tidak banyak masalah," katanya. Selain itu, DPC PKB Sleman meminta mekanisme pemilihan dewan syuro dan dewan tanfidz mengacu AD/ART pendiri. Artinya, dewan syuro memiliki hak untuk menerima atau menolak dewan tanfidz terpilih. Rekomendasi ketiga, mengimbau kiai khos tidak terlalu jauh mencampuri urusan internal PKB."Rekomendasi ini penting disampaikan karena isu yang berkembang bahwa pemilihan ketua dewan syuro dan tanfidz tidak akan mengacu pada AD/ART," ungkapnya. Sesuai AD/ART pendiri, ketua dewan syuro dipilih anggota utusan dewan syuro. Ketua dewan tanfidz dipilih oleh dewan tanfidz dengan persetujuan dewan syuro.Sementara, kabar yang beredar menyebutkan mekanisme itu akan diubah. Ketua dewan syuro dipilih dewan syuro dan dewan tanfidz. Sedangkan dewan tanfidz juga dipilih dewan syuro terpilih dan dewan tanfidz tanpa harus mendapatkan persetujuan dari ketua dewan syuro terpilih.
(rif/)











































