Hari Hak Asasi Manusia
Senin 06 Februari 2017, 22:45 WIB

Razia Narkoba di Lapas Banyuwangi, dari HP hingga Cutter Disita

Ardian Fanani - detikNews
Razia Narkoba di Lapas Banyuwangi, dari HP hingga Cutter Disita Razia di Lapas Banyuwangi (Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Lapas Banyuwangi menggelar razia dadakan malam ini, Senin (6/2/2017) untuk mencegah peredaran gelap narkoba. Seluruh kamar warga binaan lapas digeledah satu per satu untuk mencari benda haram.

Penggeledahan dilakukan oleh 17 petugas gabungan dari anggota pengamanan dan staf kantor Lapas Banyuwangi. Razia itu mengamankan dua unit telepon seluler, 4 sendok, 1 colokan listrik, 2 charger HP, 3 gunting, 2 ikat pinggang, 1 cutter, 1 obeng, dan 1 powerbank.

Barang-barang yang diamankan tersebut termasuk barang berbahaya di lapas. Meski tak menemukan narkoba, razia tersebut akan terus dilakukan.

"Kita berkomitmen perangi narkoba sebagai program kami di tahun 2017. Upaya yang kita lakukan adalah melakukan penggeledahan secara rutin," kata Arimin, Kepala Lapas Banyuwangi, kepada sejumlah wartawan.

Bahkan selanjutnya, tambah Arimin, penggeledahan kamar akan dilakukannya secara rutin dua kali seminggu. Selain itu, penggeledahan secara insidental atau sewaktu-waktu juga akan dilakukan.

"Januari kemarin, sudah 16 kali dilakukan penggeledahan. Untuk barangnya kita kumpulkan dan langsung kita musnahkan. Tentu pemilik barang terlarang yang berhasil kita amankan akan mendapatkan sanksi," tuturnya

Arimin menambahkan, untuk mencegah terjadinya barang masuk dari luar ke dalam lapas, pihaknya akan memperketat penjagaan dan semakin meningkatkan sistem pengamanan dengan memperketat penggeledahan orang dan barang yang masuk ke dalam lapas.

Razia di Lapas BanyuwangiRazia di Lapas Banyuwangi (Ardian Fanani/detikcom)


Bahkan pihak lapas juga mengagendakan operasi gabungan di dalam Lapas Banyuwangi dengan melibatkan petugas dari Kodim 0825 dan Polres Banyuwangi.

"Kita akan terus tingkatkan sistem keamanan dan perketat pemeriksaan bagi pembesuk, bahkan kita juga akan libatkan TNI dan Polri saat penggeledahan nanti," pungkas Arimin.
(idh/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed