Urutan Ke-2 di Survei, Anies: Kami Fokus Gerakan di Bawah

Urutan Ke-2 di Survei, Anies: Kami Fokus Gerakan di Bawah

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 06 Feb 2017 21:05 WIB
Urutan Ke-2 di Survei, Anies: Kami Fokus Gerakan di Bawah
Foto: Hasan Alhabshy/detikcom
Jakarta - Cagub-cawagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno berada di posisi kedua dari hasil lembaga survei Media Survei Nasional (Median) dan Populi Center yang dirilis hari ini. Meski di posisi kedua, Anies mengaku akan lebih berfokus turun ke bawah.

"Kita akan kerja terus, kita sangat optimistis. Anda lihat sendiri kemarin ketika kita kumpul di Lapangan Banteng, banyak sekali kampung yang tidak bisa berangkat warganya. Karena kendaraan tidak cukup sehingga yang bisa berangkat yang sudah duluan datang," ujar Anies di Jalan Kramat Raya, No 49 Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017).

Dari kampanye akbar tersebut, Anies merasa gerakan di masyarakat bawah lebih besar dibanding hasil sebuah survei. Meski demikian, pihaknya juga tidak lepas untuk melihat survei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sesekali, survei-survei kita perhatikan. Tapi kita sudah fokus pada gerakan dukungan di tingkat grassroot. Sosialisasi ke kampung tetap jalan terus apa pun hasil surveinya kita tetap optimistis. Survei internal sudah adalah," sebutnya.

Dari kedua rilis tersebut, Anies merupakan salah satu calon yang terkesan positif dengan tidak terikat masalah. Menanggapi hal tersebut, Anies mengaku akan terus mendorong pandangan positif tersebut.

"Kita akan dorong terus. Jakarta ini butuhnya persatuan. Jakarta ini membutuhkan solusi untuk lapangan pekerjaan, solusi untuk pendidikan dan kita akan konsentrasi di sana, penyediaan lapangan pekerjaan. Penyediaan pendidikan berkualitas hingga tuntas dan gratis," imbuhnya.

"Dan itu, pesan itu yang akan kita jaga terus. Jadi kita bersyukur bahwa kesan positif ini bergaung dan waktu yang 9 hari lagi ini akan terus gaungkan pesan positif," lanjutnya.

Selain turun ke bawah, Anies akan memanfaatkan debat cagub-cawagub DKI Jakarta yang tersisa. Debat, dikatakannya, merupakan momentum yang tepat untuk menyampaikan program.

"Kami selalu percaya bahwa tiga pasangan satu panggung adalah kesempatan paling fair untuk warga menilai. Kami merasa selama dua kali di debat juga responsnya positif," tuturnya. (nvl/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads