"Kita akan kerja terus, kita sangat optimistis. Anda lihat sendiri kemarin ketika kita kumpul di Lapangan Banteng, banyak sekali kampung yang tidak bisa berangkat warganya. Karena kendaraan tidak cukup sehingga yang bisa berangkat yang sudah duluan datang," ujar Anies di Jalan Kramat Raya, No 49 Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017).
Dari kampanye akbar tersebut, Anies merasa gerakan di masyarakat bawah lebih besar dibanding hasil sebuah survei. Meski demikian, pihaknya juga tidak lepas untuk melihat survei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari kedua rilis tersebut, Anies merupakan salah satu calon yang terkesan positif dengan tidak terikat masalah. Menanggapi hal tersebut, Anies mengaku akan terus mendorong pandangan positif tersebut.
"Kita akan dorong terus. Jakarta ini butuhnya persatuan. Jakarta ini membutuhkan solusi untuk lapangan pekerjaan, solusi untuk pendidikan dan kita akan konsentrasi di sana, penyediaan lapangan pekerjaan. Penyediaan pendidikan berkualitas hingga tuntas dan gratis," imbuhnya.
"Dan itu, pesan itu yang akan kita jaga terus. Jadi kita bersyukur bahwa kesan positif ini bergaung dan waktu yang 9 hari lagi ini akan terus gaungkan pesan positif," lanjutnya.
Selain turun ke bawah, Anies akan memanfaatkan debat cagub-cawagub DKI Jakarta yang tersisa. Debat, dikatakannya, merupakan momentum yang tepat untuk menyampaikan program.
"Kami selalu percaya bahwa tiga pasangan satu panggung adalah kesempatan paling fair untuk warga menilai. Kami merasa selama dua kali di debat juga responsnya positif," tuturnya. (nvl/idh)











































