"Yang pasti akan kami deklarasikan setelah kami para petinggi partai melakukan konsolidasi nasional untuk memastikan dukungan dari bawah untuk meminta Prabowo maju sebagai capres. Setelah itu, baru kita deklarasikan," ungkap Arief dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (6/2/2017).
Arief menyatakan Gerindra sudah bulat untuk meminta Prabowo kembali maju dalam pilpres. Seluruh jajaran dan kader Gerindra siap memenangkan Prabowo sebagai presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk tahun 2019, saya, seluruh kader, dan jaringan akan berusaha menjadikan Prabowo sebagai presiden," lanjut Arief.
Prabowo sendiri sudah mengungkap soal pencapresan dirinya saat turun berkampanye untuk Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Nama Prabowo, yang diserukan sebagai capres 2019, diteriakkan oleh pendukung pasangan cagub DKI nomor urut 3 itu saat kampanye akbar.
Lalu kapan kira-kira deklarasi pencapresan Prabowo dilakukan?
"Mungkin pertengahan tahun 2017 rencananya," jawab Arief.
Sebelumnya, Prabowo menanggapi dengan candaan saat diteriaki 'capres 2019' dalam kampanye akbar Anies-Sandi. Dia mengajak agar para pendukung itu memenangkan pasangan yang diusung Gerindra tersebut terlebih dulu dalam Pilgub DKI 2017.
"Kalau kalian ingin saya jadi presiden 2019, Anies-Sandi Gubernur DKI, betul? Menangkan (Anies-Sandiaga). Kalian harus kerja keras, jangan teriak-teriak di sini," ujar Prabowo saat kampanye akbar Anies-Sandi di Lapangan Banteng, Jakpus, Minggu (5/2). (elz/imk)











































