Ahok: PNS yang Rajin Tidak akan Stres

Dinamika Pilgub DKI

Ahok: PNS yang Rajin Tidak akan Stres

Bisma Alief Laksana - detikNews
Senin, 06 Feb 2017 18:14 WIB
Ahok: PNS yang Rajin Tidak akan Stres
Ahok saat blusukan (Bisma Alief/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah memiliki rencana saat aktif kembali menjadi Gubernur DKI pada 13 Februari 2017. Ahok mengatakan akan membenahi kembali semua program pelayanan kepada masyarakat.

"Begitu masuk, benahin. Saya yakin semua program jalan kalau pelayannya itu punya hasrat melayani. Makanya nanti indikator PNS jelas, jadi angka kayak rapor," kata Ahok seusai blusukan di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (6/2/2017).

Karena itu, Ahok akan langsung melakukan rapat pimpinan pada hari pertamanya kembali ke Balai Kota. Ahok ingin melihat bagaimana kinerja anak buahnya selama dia cuti sebagai Gubernur DKI karena cuti kampanye. Bila ditemukan adanya PNS yang memiliki nilai buruk, Ahok tidak segan-segan untuk memecat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rapim (kegiatan hari pertama kembali jadi Gubernur DKI). Begitu masuk, kita lihat angka indikator jelas supaya yang malas diturunkan. Supaya yang rajin ada kesempatan bisa naik. Angkatan 2010 akhir tahun golongan naik, makanya kalau yang malas-malas nggak diberhentikan, kasihan yang muda-muda nggak bisa isi," ujar Ahok.

"Perombakan, kita pakai angka 6 bulan (untuk kita) kasih kesempatan. (Yang) kemarin sudah terpilih, kita perketat angkanya. Ini kayak rapor saja. Jadi jangan bilang saya bikin stres," lanjutnya.

Terkait stres yang dimaksud oleh Ahok, dia mengatakan para PNS yang stres adalah PNS yang malas dalam bekerja dan takut diganti olehnya. Bila rajin, PNS tersebut tidak akan stres dengan aturan yang dibuat Ahok.

"Birokrasi yang rajin nggak stres, yang stres itu yang malas. Justru saya mengadilkan administrasi. Jadi kalau yang nggak lulus, harus ganti pemain," tutup Ahok.

(bis/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads