Launching Mesin Absen Rusun, Sumarsono Gelar Kuis Berhadiah Uang

Launching Mesin Absen Rusun, Sumarsono Gelar Kuis Berhadiah Uang

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 06 Feb 2017 17:23 WIB
Launching Mesin Absen Rusun, Sumarsono Gelar Kuis Berhadiah Uang
Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) menghadiri peluncuran (launching) mesin absensi bagi penghuni rusun Pesakih, Jakarta Barat, Senin (6/2/2017). Foto: Nathania Riris Michico/detikcom
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) menghadiri peluncuran (launching) mesin absensi bagi penghuni rusun Pesakih, Jakarta Barat. Launching mesin absen ini menjadi percontohan bagi rusun lainnya di Jakarta.

Dalam seremoni launching, Sumarsono membuat 'kuis' berhadiah uang Rp 200 ribu. Hadiah ini disiapkan Soni bagi penghuni rusun yang mengetahui kegunaan mesin absensi.

"Ini saya ambil dari dompet saya. Nah siapa nih yang tahu kegunaan mesin absensi ini," kata Soni kepada warga di rusun Pesakih, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (6/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) menghadiri peluncuran (launching) mesin absensi bagi penghuni rusun Pesakih, Jakarta Barat, Senin (6/2/2017) Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) menghadiri peluncuran (launching) mesin absensi bagi penghuni rusun Pesakih, Jakarta Barat, Senin (6/2/2017). Foto: Nathania Riris Michico/detikcom


Seorang penghuni rusun bernama Amri menjawab pertanyaan yang diajukan Soni. Namun Soni meminta Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi mengoreksi jawaban Amri.

"Ayo Pak Dirut, silakan dikoreksi," sambungnya.

Kresno menyambung jawaban Amri. Dia menyebut kegunaan mesin tersebut untuk mendata penghuni rusun guna mencegah tukar-menukar unit rusun dari satu pihak ke pihak lain.

"Jawabannya sudah 80 persen benar. Itu supaya biar ketahuan tidak dipindahkan rusunawa-nya," terang Kresno.

 Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) menghadiri peluncuran (launching) mesin absensi bagi penghuni rusun Pesakih, Jakarta Barat, Senin (6/2/2017) Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) menghadiri peluncuran (launching) mesin absensi bagi penghuni rusun Pesakih, Jakarta Barat, Senin (6/2/2017). Foto: Nathania Riris Michico/detikcom


Soni kemudian memberikan uang Rp 200 ribu dari dompetnya kepada Amri. Amri tersenyum menerima pemberian dari Soni.

"Ini buat Ibu, untuk iuran listrik dua bulan ya," kata Soni.

Dalam sambutannya, Soni menegaskan warga yang berhak menghuni rusun adalah warga yang memang terdaftar sebagai penerima. Jika sudah terdaftar seluruhnya, program Pemprov DKI bagi rusun bisa berjalan dengan baik.

"Kami ingin pastikan bahwa yang menghuni rumah susun adalah yang berhak menerima hunian itu, yang berhak tadi dibuktikan dengan tanda suami atau istri. Kalau ditolak, berarti bukan. Kalau sudah oke, program yang lain gampang masuk," terang Soni. (nth/fdn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads