Diundang KPK Bahas Dana PTN, Menag: Ada Temuan yang Jadi Perhatian

Diundang KPK Bahas Dana PTN, Menag: Ada Temuan yang Jadi Perhatian

Haris Fadhil - detikNews
Senin, 06 Feb 2017 16:49 WIB
Diundang KPK Bahas Dana PTN, Menag: Ada Temuan yang Jadi Perhatian
Menag Lukman Hakim (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebut ada temuan dalam kajian litbang KPK terkait dengan pengelolaan dana pendidikan tinggi. Temuan itu, menurutnya, menjadi perhatian dari Kementerian Agama (Kemenag) serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

"KPK melakukan kajian secara khusus terkait pengelolaan dan penggunaan dana pendidikan yang diperuntukkan untuk perguruan tinggi kita. Dan mereka menyampaikan ada temuan-temuan mereka yang harus menjadi perhatian kami dan Kemenristekdikti," kata Lukman di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017).

Namun Lukman tidak menjelaskan secara detail di perguruan tinggi dan indikasi apa saja terdapat temuan-temuan yang dimaksud. Dia hanya menyebut perlu ada kecermatan yang dilakukan oleh Kemenristekdikti dan Kemenag agar tidak terjadi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana di perguruan tinggi yang berada di bawah naungan mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Perlu) dilakukan pencermatan dan tindak lanjut pengelolaannya agar tidak berpotensi mengalami hal yang tidak diinginkan, praktik-praktik manipulatif dan koruptif. Kami berterima kasih atas kajian tersebut karena bermanfaat bagi kita dalam upaya tingkatkan kualitas pelayanan perguruan tinggi," ungkapnya.

Dia menyebut ada 56 perguruan tinggi negeri yang berada di bawah naungan Kemenag. Namun dia tidak ingat berapa total anggaran untuk ke-56 perguruan tinggi negeri tersebut.

"Saat ini ada 56 perguruan tinggi Islam di bawah Kemenag. Sebagian institut, sebagian sekolah tinggi dan sebagian lain universitas. Dananya saya tidak hafal," ujar Lukman.

Menristekdikti Muhammad Nasir sendiri enggan berkomentar soal pertemuan dengan KPK tersebut. Dia memilih langsung menuju mobil dan pergi meninggalkan gedung KPK. (HSF/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini