Pasukan Brimob Digeser ke Daerah Rawan Jelang Pencoblosan

Pasukan Brimob Digeser ke Daerah Rawan Jelang Pencoblosan

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 06 Feb 2017 14:04 WIB
Pasukan Brimob Digeser ke Daerah Rawan Jelang Pencoblosan
Ilustrasi pasukan Brimob (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menanggapi kabar pergeseran pasukan Brimob dari berbagai daerah di penjuru Tanah Air ke daerah rawan konflik pemilihan kepala daerah (Pilkada). Boy mengatakan pergeseran pasukan (serpas) dilakukan dalam rangka Operasi Mantap Praja (operasi pengamanan Pilkada).

"Sifatnya rencana pengamanan. Kalau bergeser, namanya serpas (pergeseran pasukan), dalam rangka Operasi Mantap Praja. Biasa itu, hal-hal lazim yang dilakukan Polri," ujar Boy di gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017).

Serpas Brimob, lanjut Boy, dilakukan dengan cara menarik pasukan yang bertugas di daerah yang tidak menyelenggarakan agenda Pilkada Serentak 2017.

"Ini kan 101 daerah (yang melakukan Pilkada serentak), tidak semuanya melakukan Pilkada. Tidak semua Polres, Polda tingkat kepadatannya (agenda pengamanannya) sibuk. Seperti Jawa timur, Pilkada-nya cuma 1," jelas Boy.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menuturkan data detail jumlah pasukan yang terkena pergeseran dan pemetaan serpas tak dapat diungkapkan ke publik. Namun ada tujuh indikator yang menjadi dasar serpas.

"Indikator kerawanan itu daerah tersebut pernah berkonflik, pernah terjadi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), ada sengketa batas wilayah, karakteristik daerah itu sendiri, persaingan yang tinggi antarpasangan calon, letak geografis yang jauh dari jangkauan, dan kesiapan penyelenggara Pilkada," terang Martinus.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyebutkan ada tiga daerah yang menjadi atensi Polri terkait dengan pengamanan Pilkada Serentak 2017, yaitu Provinsi Aceh, Papua Barat, dan DKI Jakarta. (aud/rvk)


Berita Terkait