Begini Penjelasan Polri soal Pendataan Ulama di Jawa Timur

Begini Penjelasan Polri soal Pendataan Ulama di Jawa Timur

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 06 Feb 2017 13:03 WIB
Begini Penjelasan Polri soal Pendataan Ulama di Jawa Timur
Foto: Doni/detikcom
Jakarta - Ulama-ulama di Jawa Timur didata menyusul perintah Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menegaskan pendataan ulama ini semata-mata demi sinergi kepolisian dengan para ulama.

Surat telegram Kapolda bernomor ST/209/1/2017/RO SDM itu diterbitkan pada 30 Januari 2017. "Jadi pendataan yang dimaksud adalah untuk lebih mendapatkan data yang akurat dari tiap-tiap Polres, (tentang) keberadaan alim ulama dan umaroh," kata Boy di gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017).

"Dikarenakan seperti Polda Jatim itu sedang mengedepankan program sinergitas dengan ulama," ujar dia.
Telegram Kapolda Jatim.Telegram Kapolda Jatim. (Dok Istimewa)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boy menerangkan Polda Jatim ke depannya akan mengundang para ulama yang terdata untuk menghadiri acara-acara bernapaskan keagamaan. Jika tak ada pendataan, kepolisian khawatir akan ada ulama yang luput dari undangan.

"Di wilayah Jawa Timur kan terdapat banyak ulama karismatik, yang bisa saja luput dari undangan-undangan Polri sehingga, ketika ada acara di Polda berkaitan dengan hari besar keagamaan, (para ulama diundang) dalam rangka (Polda Jawa Timur) meningkatkan sinergitas dengan ulama umaroh," terang Boy. (aan/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini