Ini Strategi Mendagri Cegah KTP Ganda Jelang Pilkada Serentak

Ini Strategi Mendagri Cegah KTP Ganda Jelang Pilkada Serentak

Dewi Irmasari - detikNews
Senin, 06 Feb 2017 12:42 WIB
Ini Strategi Mendagri Cegah KTP Ganda Jelang Pilkada Serentak
Mendagri Tjahjo Kumolo (Mukhlis Dinillah/detikcom)
Jakarta - Menjelang Pilkada serentak pada 15 Februari 2017, pemerintah melakukan sejumlah persiapan. Salah satu persoalan yang disoroti adalah munculnya indikasi KTP ganda.

"Berkembang di media sosial adanya indikasi e-KTP palsu yang bisa dicetak 10, 20 buah," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2017).

Untuk mengatasinya, Kementerian Dalam Negeri memiliki strategi untuk mencegah adanya KTP ganda saat Pilkada serentak berlangsung. Dalam hal ini, Kemendagri juga menggandeng KPU, KPUD, dan Dukcapil setempat untuk mengadakan server pemindai khusus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya kita sudah memberikan informasi semuanya. Karena itu (misal) saya punya 10 e-KTP palsu, begitu masuk TPS sudah bisa dilihat dalam tempo dua detik bisa ketahuan dia palsu atau tidak," papar Tjahjo.

Beberapa waktu yang lalu terdapat viral di internet gambar tiga e-KTP berjajar namun memuat foto wajah dari satu orang yang sama. Tiga e-KTP yang terdapat di foto itu punya nama berbeda-beda, yakni Mada, Saidi, dan Sukarno. Ketiganya, seperti terlihat di foto e-KTP, beralamat di Jakarta Utara. Namun foto ketiga e-KTP dengan nama berbeda ini sama saja.

Menanggapi viral tersebut, Menteri Tjahjo memastikan foto tersebut palsu.

(rvk/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini