Mengaku Anggota PM, Satpam Ini Ditangkap Bawa Pisau Bentuk Senpi

Mengaku Anggota PM, Satpam Ini Ditangkap Bawa Pisau Bentuk Senpi

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 05 Feb 2017 21:18 WIB
Mengaku Anggota PM, Satpam Ini Ditangkap Bawa Pisau Bentuk Senpi
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Depok - Seorang pria bernama Richi Pratama (26) diamankan Polsek Cimanggis, Depok setelah memeras seorang warga. Dalam aksinya, Richi mengaku sebagai anggota Polisi Militer (PM) dan membawa pisau berbentuk senjata api.

"Tersangka bekerja sebagai sekuriti. Yang bersangkutan mengaku sebagai anggota PM sewaktu melakukan pemerasan," jelas Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (5/2/2017).

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/2) sekitar pukul 22.45 WIB. Saat itu, tersangka datang ke tempat refleksi milik Tiur Magdalena di Jl Radar Auri RT 01/01 Kelurahan Cisalak, Cimanggis, Depok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengaku Anggota PM, Satpam Ini Ditangkap Bawa Pisau Bentuk SenpiFoto: Dok. Istimewa


"Tersangka lalu meminta uang bensin kepada korban (Tiur), namun korban tidak memberikannya," jelas Firdaus.

Korban dan tersangka kemudian terlibat adu mulut, hingga akhirnya dilerai oleh saksi seorang anggota polisi bernama Indra yang saat itu sedang berada di TKP. Saat Indra hendak melerai, tersangka kemudian mengaku sebagai anggota PM.

"Kemudian saksi Indra juga memberitahu bahwa dia adalah anggota polisi sambil menarik tangan tersangka agar menjauh dari korban," imbuhnya.

Indra dan tersangka kemudian adu mulut, kemudian warga sekitar berteriak kalau pelaku membawa senjata di pinggang kanannya. Dengan sigap, Indra langsung memiting kedua tangan pelaku lalu senjata yang ada di pinggang tersangka langsung diambil oleh Indra.

"Kemudian badan tersangka langsung didorong dan kakinya ditendang oleh saksi (Indra) hingga jatuh," ungkapnya. Saat itu Indra juga sempat mengamankan handphone tersangka.

Setelah itu tersangka bangun dan mengancam Indra dengan kata-kata "Awas kau tunggu di sini ya saya panggil senior-senior ada di atas," sambil berlari meninggalkan dirinya.

Indra tidak berhenti sampai situ saja. Kebetulan, saat itu telepon tersangka menyala. Seorang pria di ujung telepon mengaku bahwa dirinya adalah Danru sekuriti di rumah sakit di Cibinong, tempat tersangka bekerja.

Dari informasi yang disampaikan oleh atasan tersangka, Indra kemudian menangkapnya di rumah tersangka di Gang Haji Papih, Cimoaeun, Tapos, Depok pada Sabtu (4/2) sekitar pukul 09.30 WIB. Selanjutnya tersangka diserahkan ke Polsek Cimanggis untuk proses lebih lanjut, berikut barang buktinya. (mei/dhn)


Berita Terkait