Prabowo: Rakyat Berhak Punya Pemimpin Jujur dan Berakhlak

Prabowo: Rakyat Berhak Punya Pemimpin Jujur dan Berakhlak

Kartika S Tarigan - detikNews
Minggu, 05 Feb 2017 16:26 WIB
Prabowo: Rakyat Berhak Punya Pemimpin Jujur dan Berakhlak
Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom
Jakarta - Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PKS Sohibul Iman menghadiri kampanye akbar cagub-cawagub DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Di dalam orasi, keduanya kompak membicarakan soal perubahan di Jakarta.

"Kalian datang ke sini karena inginkan perubahan. Karena kalian sudah capek dibohong-bohongi terus," kata Prabowo mengawali orasinya di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/2/2017).

Prabowo menyebut Jakarta perlu pemimpin baru yang tidak sombong dan angkuh. Dia pun mengajak para pendukung yang datang dalam kampanye untuk mendukung pasangan cagub nomor urut 3 itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalian menginginkan perubahan, bangsa Indonesia dihina terus, dianggap miskin jadi boleh diinjak-injak. Orang miskin di Indonesia boleh diinjak-injak, pemimpin kita dimaki-maki, sesepuh kita tidak dihormati, guru-guru kita dihina," papar Prabowo.

"Kalian ke sini karena ingin mengatakan hatimu bersama rakyat Indonesia tidak mau dibohongi lagi. Dan rakyat Indonesia berhak punya pemimpin yang jujur, yang berakhlak, pemimpin yang rendah hati," sambungnya.

Dia menyebut kedatangannya di tengah massa untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon itu. Hal senada juga di sampaikan Sohibul Iman.

Sohibul menyoroti soal rasa kesatuan yang menurutnya sudah terkikis di Jakarta.

"Tidak ada sebuah kota, bangsa maju tanpa ada tenunan sosial, kebangsaan di antara bangsanya. Kita harus melakukan perubahan, mengganti pemimpin yang terus mengurai kebangsaan kita," ujar Sohibul.

Menurut Sohibul ada 3 hal yang perlu dilakukan untuk membangun Jakarta. Di antaranya membangkitkan rasa memiliki kota Jakarta sebagai milik bersama.

"Kedua, rasa kebersamaan, tidak bisa dibangun oleh satu dua partai tapi semua," ungkap Sohibul.

"Ketiga, rasa saling percaya di antara kita. Kita saling percaya," imbuhnya.



(kst/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads