Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan persoalan utama pertemuan itu adalah akan ada diskusi yang dilakukan kedua tokoh tersebut. Jika peluang pertemuan itu ada, Partai Demokrat, yang dipimpin SBY, menyambutnya dengan baik.
"Persoalannya bukan soal ketemu atau tidak ketemu. Tapi ada persoalan yang harus didiskusikan bersama, kepentingan bersama. Nah, kalau tadi informasinya sudah seperti itu (bertemu setelah Pilkada 2017 selesai), anytime kita siap," kata Hinca saat ditemui wartawan di Gedung Wisma Proklamasi, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya berbagi pengalaman, kemudian mengklarifikasi hal-hal yang kemarin disampaikan beliau. Saya kira terang benderang itu. Supaya betul-betul semuanya baiklah ke depan," kata Hinca.
"Upaya-upaya itu kan ada yang tidak terlihat oleh publik. Kemarin yang terbuka oleh publik. Saya kira itu pesannya lebih jelas, saya kira lebih seru, lebih baik, lebih bermakna ketimbang surat formal yang dilakukan. Apalagi Pak SBY pernah menjadi presiden selama 10 tahun," tambah Hinca. (jor/dhn)











































