KPK Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kadis PU Papua

KPK Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kadis PU Papua

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 03 Feb 2017 18:29 WIB
KPK Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kadis PU Papua
Gedung baru KPK (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - KPK telah memeriksa 7 saksi terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan pembangunan ruas jalan Kemiri-Depapre. Dalam kasus ini sendiri KPK telah menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Papua Mikael Kambuaya sebagai tersangka.

"Kami langsung melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Ada tujuh saksi yang diperiksa," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/2017).

Penetapan tersangka dan pemeriksaan para saksi itu merupakan hasil dari penggeledahan yang telah dilakukan pada Rabu (1/2) dan Kamis (2/2) lalu. Dalam dua hari itu, KPK menggeledah kantor Gubernur Papua dan kantor Dinas PU Papua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penggeledahan 1 dan 2 Februari di kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua dan kemudian di kantor Gubernur Papua di 2 lokasi ruangan, yaitu ULP dan LPSE. Dari penggeledahan itu, disita sejumlah dokumen dan hari ini tanggal 3 langsung pemeriksaan saksi-saksi berjumlah 7 orang saksi yang diperiksa," ujar Febri.

Sebelumnya KPK menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Papua Mikael Kambuaya sebagai tersangka. Dia disangka melakukan korupsi dalam proyek pembangunan jalan Kemiri-Depapre.

"Terkait pengadaan pembangunan ruas jalan Kemiri-Depapre dengan APBD Perubahan tahun 2015 Provinsi Papua, kasus dapat ditingkatkan ke tingkat penyidikan. Dalam hal ini, KPK menetapkan MK (Mikael Kambuaya), Kepala Dinas PU, sebagai tersangka," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (3/2).

Tersangka diduga menyalahgunakan kewenangannya sebagai pengguna anggaran untuk memperkaya diri sendiri. Dalam proyek senilai Rp 89,5 miliar ini, KPK menduga ada indikasi kerugian negara senilai Rp 42 miliar. (HSF/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads