Koper diduga berisi bom itu ditemukan di rumah Subardi di Komplek Pondok Bulak, Jalan Anggrek VII, di RT 2/2, Cinangka, Sawangan, Kota Depok, Jumat (3/2/2017) siang. Koper hitam pakaian tersebut tergeletak di rumah Subardi, sedang Subardi dan keluarganya sudah beberapa hari tidak tampak di rumah.
Pantauan detikcom, sebuah mobil van khusus penjinak bom disiagakan di depan rumah subardi. Dengan pakaian antiledakan bom, personil Gegana melakukan penanganan pada koper mencurigakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Gegana cek koper mencurigan di rumah adik bos Pandawa Group Foto: Hendrik I Raseukiy/detikcom |
Aparat kepolisian dari Polresta Depok dan Polsek Sawangan melakukan pengamanan di lokasi. Sejumlah warga berkumpul melihat peristiwa ini.
"Iya, kami belum bisa berkomentar dulu soal ini. Masih dalam penanganan oleh Gegana. Kita lihat nanti sebenarnya dari benda tersebut," Ujar Kabag Ops Polresta Depok Kompol Aggus Widodo di lokasi.
Tetangga Subardi bernama Sugeng mengatakan, koper tersebut pertama sekali dijumpai oleh Ketua RT 02, Rusito yang kemudian melaporkan kapada Polsek Sawangan.
Tim Gegana cek koper mencurigan di rumah adik bos Pandawa Group Foto: Hendrik I Raseukiy/detikcom |
Diketahui, Subardi sekeluarga sudah beberapa hari tidak terlihat, setelah peristiwa hukum yang sedang dialami Koperasi Simpan-Pinjam Pandawa Grup. Subardi adalah adik daripada Salman Nuryanto, pendiri KSP Pandawa Grup. Subardi juga menjadi pengurus di KSP Pandawa.
Disebutkan seorang warga, temuan koper tersebut bertambah heboh, karena ditemukan di rumah Subardi dan dikaitkan dengan kisruh di Pandawa. (idh/fdn)












































Tim Gegana cek koper mencurigan di rumah adik bos Pandawa Group Foto: Hendrik I Raseukiy/detikcom
Tim Gegana cek koper mencurigan di rumah adik bos Pandawa Group Foto: Hendrik I Raseukiy/detikcom