Laboratorium Asia Musnahkan Sampel Virus Flu Mematikan
Kamis, 14 Apr 2005 15:30 WIB
Jakarta -
Negara-negara Asia bergerak cepat untuk memusnahkan stok sampel virus flu mematikan, yang secara keliru telah dikirimkan ke ribuan laboratorium di seluruh dunia. Sejumlah negara Asia, seperti Jepang, Korea Selatan (Korsel), Singapura dan Hong Kong mengkonfirmasi bahwa sebagian besar sampel telah dihancurkan.Pejabat-pejabat kesehatan setempat mengatakan bahwa sampai hari Kamis ini, 15 lab di Taiwan, dua lab di Singapura dan satu di Hong Kong telah memusnahkan virus flu H2N2 yang pernah merenggut jutaan jiwa pada tahun 1957-1958 silam.Demikian seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Kamis (14/4/2005). Seorang pejabat di Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korsel menyatakan bahwa semua sampel yang diterima telah dimusnahkan.Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO sebelumnya telah menyerukan hampir 5 ribu lab di 18 negara, kebanyakan di Amerika Serikat, untuk menghancurkan contoh virus flu yang dikirimkan oleh perusahaan Meridian Bioscience Inc. di Ohio, AS.Meridian menyatakan bahwa pihaknya mengira telah mengirimkan strain flu biasa, bukan strain H2N2, yang dikenal sebagai virus "flu Asia" yang pernah menewaskan sekitar 4 juta jiwa.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































