Korban mengembuskan napas terakhir saat dibawa ke RSUD Syekh Yusuf, Gowa. Selain Abdul Rahman, dua warga mengalami luka, yaitu Andika (24) dan Nuhung (48). Jenazah korban saat ini disemayamkan di rumahnya, di Jalan Basoi Dg Bunga, Sungguminasa.
Menurut rekan korban, Suardi, saat kejadian korban bersama anggota Satpol PP lainnya sedang menjalani latihan baris-berbaris. Saat hujan deras terjadi, anggota Satpol PP berteduh di tribun upacara. Seketika itu pula atap tribun roboh dan korban tidak sempat menyelamatkan diri.
"Sebelumnya kami sempat bersenda gurau, korban minta difoto menggunakan handphone, tidak lama kemudian datang angin kencang yang mengakibatkan atap tribun upacara roboh," ujar Suardi.
Selain anggota Satpol PP, Nurwahyudi, seorang remaja warga Salengke, Kec. Somba Opu, dilarikan ke rumah sakit akibat tertancap ranting pohon di perutnya, dari pohon yang tumbang di sekitar jembatan kembar Gowa. (mna/rvk)











































