Antasari Desak Usut SMS Misterius, Polisi: Kami Cari HP-nya

Antasari Desak Usut SMS Misterius, Polisi: Kami Cari HP-nya

Kartika S Tarigan - detikNews
Jumat, 03 Feb 2017 14:40 WIB
Antasari Desak Usut SMS Misterius, Polisi: Kami Cari HP-nya
Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Penyelidik Polda Metro Jaya terus mengusut kasus SMS misterius yang membuat Antasari Azhar dihukum atas pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen. Handphone yang memuat SMS gelap itu masih dicari.

"Kami harus mencari SMS gelap dari mana, dari HP toh. Kami harus cari HP-nya. HP-nya di mana, yang terpenting kami sedang penyelidikan kasus itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/2017).

"Masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polda Metro Jaya, kita lidik," lanjut dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Argo menyebut polisi masih mengambil sejumlah langkah untuk mengusut kasus itu. Dia menegaskan kasus itu terus ditangani oleh Polda Metro Jaya. "Siapa toh yang hentikan. Tidak kita tutup," ujar Argo.

Sebagaimana diketahui, SMS misterius itu diterima Nasrudin Zulkarnaen. SMS itu berbunyi:

Maaf permasalahan ini hanya kita saja yang tahu. Kalau sampai terbongkar, Anda tahu konsekuensinya.

Tidak lama setelah itu, Nasrudin tewas tertembus peluru.



SMS itu dinilai jaksa penyidik sebagai SMS dari Antasari Azhar. Tapi di persidangan, jaksa tidak bisa membuktikan asal mula SMS tersebut. Antasari telah meminta ahli IT Institut Teknologi Bandung bersaksi dan menyatakan SMS itu bukanlah dari Antasari. Tapi dalil tersebut dikesampingkan hakim.

Diberitakan sebelumnya, Antasari mendatangi Polda Metro dan meminta kasus SMS itu diusut. Pengacara Antasari, Boyamin Saiman, mengatakan pihaknya hanya ingin bertanya kepada penyidik terkait dengan penanganan kasus SMS tersebut.

"Hari ini sederhana sekali, tanya, sampai di mana sih perkara ini. Jadi sekaligus desakan untuk mempercepat proses ini," ujar Boyamin di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (1/2).

Boyamin mengaku pihak penyidik sudah berjanji akan memeriksa Antasari terkait dengan kasus SMS misterius tersebut. Namun, hingga Antasari bebas dari lapas, polisi tidak kunjung memeriksanya. (aan/asp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini