Soal Isu Penyadapan SBY, Ini Kata Agus Yudhoyono

Soal Isu Penyadapan SBY, Ini Kata Agus Yudhoyono

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 03 Feb 2017 13:48 WIB
Soal Isu Penyadapan SBY, Ini Kata Agus Yudhoyono
Agus Yudhoyono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Calon Gubernur DKI nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono berbicara soal isu penyadapan terhadap Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Agus, jika benar ada penyadapan, itu melanggar aturan yang ada.

"Yang jelas, praktik penyadapan itu melanggar UU, konstitusi kita, dan itu pidana, tegas sekali UU kita menyatakan itu. Dan tentunya ini harus menjadi koreksi bersama," ujar Agus seusai gerilya di Cidodol, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/2017).

Agus lalu berkata akan khawatir terhadap proses demokrasi di Indonesia jika benar ada praktik penyadapan ilegal. Jika misalnya seorang mantan presiden benar disadap, bagaimana dengan warga biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan apa jadinya demokrasi di Indonesia kalau praktik-praktik penyadapan dilakukan secara ilegal, secara seenaknya dengan motivasi apa pun, kemudian dengan mudahnya dialihkan isunya. Sekarang kita mencari keadilan di sini dan tentunya seluruh warga negara dapat mendapat ancaman yang serupa dong, berarti bisa disadap, bisa dijatuhkan, bisa dihancurkan liberty kita ataupun hak-hak sipil kita," paparnya.

Ke depan, Agus berharap segala hak dan kewajiban warga negara Indonesia dapat terjamin. Ini karena negara Indonesia adalah negara hukum, bukan negara politik. Agus berharap benar-benar tak terjadi praktik ilegal terkait dengan penyadapan. Hal itu, menurutnya, dapat menghancurkan bangsa dan tidak akan memajukan negara.

"Kita semua berharap jangan sampai ini menjadi praktik yang menjadi norma di negeri kita, negeri yang demokratis, negeri yang panglimanya hukum. Ini akan menghancurkan kita semua dan bangsa ini tentunya tak akan bisa maju ke depan jika dalam sehari-harinya kita selalu dilukai dengan praktik-praktik yang melanggar konstitusi yang kita yakini bahwa itu hanya akan menghancurkan," tuturnya.

Isu SBY disadap ini, kata Agus, tidak berpengaruh terhadap proses demokrasi yang sedang dialaminya. Dia hanya akan fokus pada kampanye dan strategi pemenangannya.

"Secara langsung tidak (memengaruhi). Saya tetap fokus pada kampanye, strategi saya," pungkasnya. (gbr/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini