Antasari Azhar Disebut akan Bergabung ke PDIP

Antasari Azhar Disebut akan Bergabung ke PDIP

Hary Lukita Wardani - detikNews
Kamis, 02 Feb 2017 19:32 WIB
Antasari Azhar Disebut akan Bergabung ke PDIP
Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - Lepas dari sel penjara, Antasari Azhar mulai ancang-ancang kembali menunjukkan eksistensi. Setelah dinyatakan bebas murni, Antasari disebut akan bergabung dengan partai politik.

Sinyal dorongan Antasari masuk ke jalur politik disebut sudah terjadi saat Antasari menjalani asimilasi saat berstatus sebagai napi di Lapas Klas I Tangerang. Pengacara Antasari, Boyamin Saiman, mengaku ikut memberikan dorongan agar Antasari bergabung dengan parpol.

"Sejak masih di dalam tahanan dan agak intens asimilasi itu, saya memang mendorong nanti Pak Antasari kalau sudah dapat grasi, artinya sudah bebas benar, saya dorong untuk masuk partai politik. Alasannya, orang yang tidak belajar politik akan dimakan oleh politik. Salah satu korbannya Pak Antasari Azhar masuk penjara," ujar Boyamin kepada wartawan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PDI Perjuangan disebut menjadi parpol untuk Antasari berlabuh. Antasari dikenal dekat dengan petinggi partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

"Kalau bicara sejarah, kedekatan PDIP itu waktu Pak Antasari didukung penuh masuk jadi KPK. Jadi justru tadinya saya pikir mau sebagai manajer dia, mau menawarkan ke partai-partai. Tapi saya belum bergerak, eh sudah ada yang mendekat. Ya sudah, tugas saya jadi lebih gampang," imbuh Boyamin.

Setelah keluar dari lapas, Antasari sibuk mengurus eksekusi grasi setelah permohonannya tersebut dikabulkan Presiden Joko Widodo. Pada hari Kamis (26/1), Antasari mendatangi Istana dan melakukan pertemuan tertutup dengan Jokowi.

Sehari kemudian, Jumat (27/1), Antasari ikut menyaksikan debat cagub/cawagub DKI. PDIP kemudian menyebut Antasari mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

"Belum (resmi masuk). Karena kalau nggak salah akan masuk dewan pakar atau apa. Saya yakin sekelas Pak Antasari akan ada ceremony seakan-akan dilantik, tapi ini belum," sebut Boyamin. (fdn/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads