"Ini apa, Bu? Berapa, Bu?" tanya Ahok kepada pedagang di lokasi blusukan, Kamis (2/2/2017).
"Kunyit asem, Pak. Satunya Rp 6.000," jawab pedagang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok blusukan di Cipayung (Bisma Alief/detikcom) |
Ahok langsung memborong seluruh kunyit asem yang tersedia. Total ada 16 gelas kunyit asem yang diborong oleh Ahok. Pemilik warung tersebut mengaku pendukung setia Ahok. Dia mengaku sempat ikut pengumpulan KTP saat Ahok akan maju lewat jalur independen.
"Saya salah satu orang yang ikut kumpulin KTP buat Pak Ahok," tutur ibu tersebut.
Ahok blusukan di Cipayung (Bisma Alief/detikcom) |
Kepada warga sekitar, Ahok pun menjanjikan akan melakukan pengaspalan di jalan sekitar lingkungan itu. Sebab, pada saat blusukan menyapa warga, Ahok menemukan beberapa jalan yang belum diaspal.
"Harusnya semua jalan kampung di-hotmix (diaspal), jadi bisa bikin taman terbuka. Orang tua bisa jalan-jalan, orang dorong bayi juga bisa. Kalau saya masuk, langsung saya suruh hotmix," tutur Ahok.
Ahok blusukan di Cipayung (Bisma Alief/detikcom) |
Ahok mengatakan sebenarnya program pengaspalan jalan di kampung-kampung sudah diproyeksikan sejak tahun 2015. Dia akan segera berkoordinasi dengan Bina Marga dan Sudin PU untuk segera dilakukan pengaspalan.
"Ini program sudah dari tahun 2015. Sistem tendernya glondongan, langsung berapa matrik ton. Jadi ada laporan langsung kerjain. Ini yang ngerjain Bina Marga dan Sudin," tutupnya. (bis/imk)











































Ahok blusukan di Cipayung (Bisma Alief/detikcom)
Ahok blusukan di Cipayung (Bisma Alief/detikcom)
Ahok blusukan di Cipayung (Bisma Alief/detikcom)