"Harapannya, minta cepat diselesaikan, nanti malah gantung, nanti lupa," kata ayah Tri Arum, Kasim Effendi, saat dihubungi detikcom, Kamis (2/2/2017).
Kasim terus berhubungan dengan pihak kepolisian untuk mengetahui perkembangan penyelidikan. Keluarga, menurutnya, mengunjungi Mapolsek Kebon Jeruk pada Selasa (31/1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kelihatannya sudah buntu atau gimana. Katanya lagi main IT begitu," sambungnya.
Kasim menyerahkan proses pengusutan pelaku kepada polisi.
"Polsek, Polres, Jatanras, saya serahkan kepada dia, terserah. Saya kan orang kecil, saya kan korban. Tolonglah semua pihak membantu saya semoga kasus ini terungkap," ujar Kasim.
Soal pengusutan kasus pembunuhan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Polisi berupaya agar kasus ini secepatnya selesai.
"Masih kita lidik (penyelidikan). Tunggu hasil Puslabfor (untuk uji DNA), kita gunakan segala cara, IT, segala macam," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andi Adnan saat dihubungi terpisah.
Tri Arum ditemukan tewas di kamar kosnya pada Senin (9/1) oleh kekasihnya, Zainal Abidin. Dia sempat dibawa ke RS Siloam, namun tidak tertolong.
Polisi menduga Tri Arum dibunuh menggunakan senjata tajam. Hasil autopsi menunjukkan ada dua tusukan benda tajam di leher Arum. (aik/fdn)










































