Diperiksa soal Makar, Bachtiar Nasir: Kami Ditanya Agenda 411

Diperiksa soal Makar, Bachtiar Nasir: Kami Ditanya Agenda 411

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 01 Feb 2017 18:40 WIB
Diperiksa soal Makar, Bachtiar Nasir: Kami Ditanya Agenda 411
Bachtiar Nasir berpeci hitam (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq, mantan jubir FPI Munarman dan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Bachtiar Nasir telah selesai menjalani pemeriksaan soal dugaan makar. Mereka ditanya seputar keterlibatan dalam agenda 411.

"(Ditanya) seputar apakah kami terlibat rapat-rapat, apakah kami terlibat agenda-agenda pada 411. Sekitar 27 pertanyaan," ujar Bachtiar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017).

Habib Rizieq dkk diperiksa soal dugaan makar tersangka Rachmawati Soekarnoputri dkk. Bachtiar menegaskan bahwa aksi yang dilakukan ormas Islam tidak terkait dengan agenda makar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami jelaskan bahwa Alhamdulillah, bahwa aksi kami aksi super damai. Aksi yang tidak menghendaki kerusuhan, aksi yang tidak menghendaki menggulingkan kekuasaan, aksi yang tidak memfasilitasi apa pun terkait penggulingan kekuasaan," jelas Bachtiar.

Bachtiar menegaskan bahwa aksi 411 dan 212 adalah murni untuk menuntut proses hukum atas kasus dugaan penistaan agama. "Aksi ini adalah murni aksi unjuk rasa umat Islam soal penistaan agama," imbuhnya.

Dalam pemeriksaan itu, Bachtiar juga ditanya soal hubungannya dengan Sri Bintang Pamungkas cs saat pertemuan di Universitas Bung Karno (UBK). Namun, Bachtiar mengaku tidak banyak mengenal tokoh yang ikut dalam pertemuan

"Kami juga ditanya tentang Bapak Sri Bintang Pamungkas, tentang beberapa nama-nama yang kami tidak kenal, saya juga lupa siapa namanya. Ibu Rachmawati kita kenal, Pak Sri Bintang, Pak Kivlan Zein meski pun tidak pernah ngobrol langsung secara serius," bebernya.

Soal pertemuan Bachtiar di UBK, juga ia jelaskan ke penyidik. "Sempat disampaikan juga tentang ceramah saya di UBK, itu terkait haul Bung Karno," sambungnya. (mei/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads