Berdasarkan pantauan detikcom, pengecekan ini dimulai sekitar pukul 14.10 WIB dan berlangsung singkat. Turut hadir Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, serta beberapa petinggi Polrestabes Bandung dan Polda Jabar.
"Kehadiran kami ini untuk melihat objek atau tempat yang sering dilakukan kegiatan masyarakat, seperti pengadilan. Ini untuk menentukan pola pengamanannya seperti apa," kata Hendro setelah melakukan pengecekan.
Hendro berkilah ketika disinggung pengecekan ini terkait dengan rencana gugatan praperadilan imam besar FPI Habib Rizieq Syihab, yang kasusnya sedang bergulir di Polda Jabar. Menurutnya, ini berlaku untuk semua kasus persidangan.
"Menentukan pola pengamanan ini merupakan antisipasi semua sidang yang akan banyak massanya. Jadi tidak semata-mata karena mau ada rencana praperadilan (Rizieq)," ungkap dia.
Meski demikian, pihaknya tidak memungkiri akan mempersiapkan pola pengamanan ketat apabila gugatan praperadilan Rizieq Syihab berlangsung di PN Bandung. Pasalnya, dipastikan massa FPI akan datang memberikan dukungan.
"Kalau jadi (praperadilan), tentunya kita akan terapkan pola ring. Misalnya nanti ring satu (ruang persidangan), ring dua (halaman PN Bandung), ring tiga (pinggir jalan)," kata Hendro.
"Apakah nantinya ada pembatasan atau identitas khusus untuk pengunjung, kita akan koordinasikan lebih lanjut dengan PN Bandung," ia menambahkan. (rvk/erd)











































