Muhadjir datang ke SDN Lebak Bulus 2 setelah menghadiri acara kemitraan bersama Unicef, FC Barcelona, dan Reach Out to Asia (ROTA). Saat ia tiba, sekolah tengah mengadakan persiapan acara Maulid Nabi.
Seorang siswa tunanetra, Alma Arsita Nursyarif, tengah menjalani latihan menyanyi kala itu. Muhadjir, yang melihat Alma, langsung ikut bernyanyi. Lagu 'Insha Allah', yang dipopulerkan penyanyi Maher Zain, mereka nyanyikan bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Dok. Kemendikbud |
"Senang sekali. Saya bisa nyanyi dan diajak ngobrol Pak Menteri," ungkap Alma girang.
Setelah bernyanyi, Muhadjir mengatakan angka partisipasi sekolah untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia masih tergolong rendah. Hal itu disebabkan oleh beragam faktor.
"Banyak faktor kenapa angka partisipasi itu rendah. Bisa karena kekurangan sarana-prasarana, bisa juga karena keengganan keluarga menyekolahkan anaknya yang ABK," ujar Muhadjir dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Rabu (1/2/2017).
Menurutnya, pendidikan di Indonesia harus memenuhi prinsip sama rata dan berkeadilan untuk semua pihak. "Ini sudah amanat negara bahwa pendidikan untuk semua dan pendidikan harus merata, berkeadilan, dan antidiskriminasi," ungkapnya. (nkn/tor)











































Foto: Dok. Kemendikbud